Runtut.com

Mahasiswa KKN UNISRI Kenalkan Bahasa Inggris melalui Program Fun English with Flashcards kepada Siswa MI Ketro

Mahasiswa KKN UNISRI ajarkan Bahasa Inggris dasar melalui Fun English with Flashcards untuk meningkatkan kosakata dan kepercayaan diri siswa MI Desa Ketro.

2 menit baca
2
Mahasiswa KKN UNISRI Kenalkan Bahasa Inggris melalui Program Fun English with Flashcards kepada Siswa MI Ketro
Dokumentasi bersama — KKN Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Kelompok 96

Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Kelompok 96 melaksanakan program kerja individu berupa pembelajaran Bahasa Inggris dasar melalui kegiatan Fun English with Flashcards bagi siswa MI di Desa Ketro, Kabupaten Sragen, pada 5 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat belajar Bahasa Inggris sejak dini melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Kegiatan tersebut mengangkat materi Fruits and Vegetables serta What Are You Doing?. Materi dipilih karena dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa sehingga memudahkan mereka dalam mengenal dan mengingat kosakata Bahasa Inggris dasar. Selain itu, siswa juga diajak mempraktikkan ungkapan sederhana dalam percakapan sehari-hari agar lebih percaya diri menggunakan Bahasa Inggris.

Pemaparan materi
Pemaparan materi — KKN Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Kelompok 96

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan memanfaatkan media flashcard bergambar yang menarik perhatian siswa. Melalui kartu bergambar tersebut, siswa dikenalkan berbagai nama buah-buahan dan sayuran dalam Bahasa Inggris, kemudian diajak mengucapkan serta mengingat kosakata secara bersama-sama.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diselingi dengan permainan edukatif, tanya jawab, dan praktik percakapan sederhana menggunakan ungkapan “What Are You Doing?”. Aktivitas tersebut membuat suasana belajar menjadi lebih hidup karena siswa dapat berpartisipasi secara aktif sambil bermain, sehingga proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan.

Pelaksana program kerja, Anlytha Keisha DF, menyampaikan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris untuk anak usia sekolah dasar perlu dilakukan dengan metode yang sesuai dengan karakteristik anak, seperti melalui media visual, permainan, dan interaksi langsung.

“Belajar Bahasa Inggris akan lebih mudah dipahami ketika anak-anak dapat melihat gambar, bermain, dan langsung mempraktikkan kosakata yang dipelajari. Melalui kegiatan ini, saya ingin menumbuhkan rasa percaya diri mereka untuk mulai menggunakan Bahasa Inggris sederhana dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Keisha.

Sebagai bentuk penguatan pembelajaran, siswa diajak mengulang kembali kosakata yang telah dipelajari melalui permainan mencocokkan gambar dengan kata serta latihan menjawab pertanyaan sederhana. Kegiatan ini membantu siswa memperkuat daya ingat terhadap materi sekaligus melatih keberanian mereka dalam berbicara menggunakan Bahasa Inggris.

Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian pembelajaran. Penggunaan flashcard dan permainan edukatif membantu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif serta mendorong siswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan.

Pemaparan materi
Pemaparan materi — KKN Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Kelompok 96

Melalui program Fun English with Flashcards, mahasiswa KKN UNISRI Kelompok 96 berharap siswa MI Desa Ketro semakin tertarik untuk mempelajari Bahasa Inggris sejak dini, memiliki penguasaan kosakata dasar yang lebih baik, serta tumbuh rasa percaya diri dalam menggunakan ungkapan sederhana. Pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan motivasi belajar Bahasa Inggris di lingkungan sekolah.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 3 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 24 September 2026
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026