Pandeglang — Kelompok KKNT Inovasi IPB University PANDEGLANGKAB07 melaksanakan kegiatan GEMARI (Gerakan Mengolah Limbah Ikan) dan MELAUT (Mengembangkan UMKM Lokal untuk Tumbuh) di Kantor Desa Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari kalangan pelaku UMKM dan masyarakat Desa Carita.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pendampingan terhadap potensi ekonomi lokal Desa Carita, khususnya produk olahan perikanan seperti ikan asin dan kerupuk ikan pindang. Melalui dua program tersebut, mahasiswa KKN mendorong masyarakat untuk mengembangkan produk UMKM sekaligus memanfaatkan hasil samping pengolahan ikan yang selama ini berpotensi menjadi limbah.
Program MELAUT berfokus pada penguatan identitas dan daya saing produk UMKM. Pendampingan yang diberikan mencakup pengembangan branding, perbaikan kemasan dan label, serta pemanfaatan pemasaran digital untuk membantu memperluas jangkauan pasar produk lokal Desa Carita.
Sementara itu, program GEMARI mengangkat potensi pemanfaatan limbah tulang ikan yang dihasilkan dari kegiatan pengolahan ikan. Peserta diperkenalkan pada pengolahan tulang ikan menjadi tepung tulang ikan sebagai salah satu bentuk pemanfaatan hasil samping perikanan yang memiliki nilai tambah.
Materi GEMARI mencakup penjelasan mengenai kandungan gizi tulang ikan serta peluang pemanfaatannya sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan nilai gizi produk pangan. Penyampaian materi juga dilengkapi dengan video tutorial pembuatan tepung tulang ikan sehingga peserta dapat memperoleh gambaran mengenai tahapan pengolahannya.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan pengenalan anggota kelompok KKN kepada peserta. Setelah itu, peserta mengikuti pemaparan materi GEMARI yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab mengenai proses pembuatan serta potensi pemanfaatan tepung tulang ikan.
Setelah sesi GEMARI selesai, kegiatan dilanjutkan dengan program MELAUT. Mahasiswa menyampaikan materi mengenai branding, kemasan, label, dan strategi pemasaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai jual produk UMKM. Tim KKN juga menampilkan contoh tepung tulang ikan dan produk yang telah dilengkapi label sebagai gambaran penerapan materi dalam pengembangan produk.
Melalui pendampingan tersebut, pelaku UMKM memperoleh pemahaman mengenai pentingnya identitas merek dalam membangun karakter produk. Peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan media sosial sebagai salah satu sarana pemasaran yang dapat digunakan untuk memperkenalkan produk kepada konsumen secara lebih luas.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah peserta menunjukkan ketertarikan untuk mencoba mengolah tulang ikan menjadi tepung tulang ikan serta menerapkan pelabelan pada produk UMKM mereka. Pada sesi diskusi, peserta juga menyampaikan berbagai pertanyaan terkait penerapan materi sesuai dengan kondisi usaha masing-masing.
Kegiatan GEMARI turut memperkenalkan pendekatan pemanfaatan hasil samping perikanan sebagai upaya mengurangi limbah sekaligus menciptakan nilai tambah. Sementara itu, MELAUT memberikan wawasan mengenai pentingnya pengembangan identitas produk dan strategi pemasaran dalam meningkatkan daya saing UMKM.
Melalui pelaksanaan GEMARI dan MELAUT, Kelompok KKNT Inovasi IPB University PANDEGLANGKAB07 berharap masyarakat dan pelaku UMKM Desa Carita dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kegiatan usaha masing-masing. Pemanfaatan hasil samping ikan dan penguatan identitas produk diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas serta nilai jual produk lokal, memperluas peluang pemasaran, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Carita.







