Runtut.com

Kreatif dan Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN 02 Wanasari UIN SGD Ajak Anak-Anak Ubah Sampah Plastik Jadi Gantungan Kunci Estetik

KKN 02 UIN Bandung edukasi upcycling sampah plastik bersama anak dan remaja Wanasari melalui praktik membuat gantungan kunci dari tutup botol bekas.

2 menit baca
12
Kreatif dan Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN 02 Wanasari UIN SGD Ajak Anak-Anak Ubah Sampah Plastik Jadi Gantungan Kunci Estetik
Dokumentasi bersama anak-anak — Dok. KKN 02 Wanasari UIN SGD

CIANJUR — Dalam upaya mengurangi limbah anorganik sekaligus meningkatkan kreativitas masyarakat, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 02 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menggelar edukasi lingkungan dan praktik pemanfaatan sampah plastik di Posko KKN 02 Wanasari, Desa Wanasari, Kabupaten Cianjur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut tidak hanya berisi penyampaian materi mengenai dampak penumpukan sampah plastik terhadap lingkungan, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik langsung atau lokakarya. Anak-anak dan remaja setempat diajak memanfaatkan sampah plastik, khususnya tutup botol minuman bekas, menjadi barang yang memiliki nilai guna dan estetika berupa gantungan kunci.

Dalam sesi praktik, peserta diperkenalkan dengan konsep upcycling melalui proses pengolahan tutup botol plastik menjadi bentuk baru. Tahapan dimulai dengan memotong tutup botol menjadi serpihan kecil. Serpihan tersebut kemudian diletakkan di atas kertas pelapis atau baking paper dan dipanaskan menggunakan setrika hingga meleleh.

Setelah plastik meleleh, bahan tersebut ditekan menggunakan cetakan sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Plastik kemudian dibiarkan hingga mengering dan mengeras. Tahap terakhir dilakukan dengan membuat lubang pada hasil cetakan untuk memasangkan ring gantungan kunci.

Meskipun terdapat proses pemanasan, seluruh tahapan praktik dilakukan dengan pendampingan mahasiswa KKN. Pendampingan tersebut bertujuan memastikan proses berlangsung dengan aman sekaligus membantu peserta memahami setiap tahapan pembuatan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa peduli lingkungan itu bisa dilakukan dengan cara yang asyik dan menghasilkan karya yang nyata. Melalui edukasi di posko ini, sampah plastik yang biasanya langsung dibuang kini memiliki nilai tambah berupa gantungan kunci yang bisa mereka pakai sendiri di tas sekolah mereka,” ujar perwakilan pelaksana program KKN 02 Wanasari UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Selain memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, peserta juga dapat terlibat langsung dalam proses pembuatan kerajinan. Hasil karya yang dibuat sendiri menjadi salah satu pengalaman yang mendorong peserta untuk melihat sampah dari sudut pandang yang berbeda.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan pada 15 Agustus 2026 tersebut, Kelompok KKN 02 Wanasari berharap dapat menanamkan kebiasaan dan pola pikir ramah lingkungan kepada anak-anak dan remaja di Desa Wanasari. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mengenalkan kreativitas pemanfaatan barang bekas sekaligus membuka wawasan mengenai potensi ekonomi dari produk hasil upcycling.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026