Runtut.com

Dedikasi Tanpa Batas, Program Mengajar Mahasiswan KKN UIN SGD Sentuh Sekolah dan Madrasah di Pelosok Cianjur

KKN UIN Bandung gelar “Ngajar Mengajar” di Desa Wanasari, Cianjur, untuk mendukung pendidikan akademik, karakter, dan keagamaan anak-anak.

2 menit baca
6
Dedikasi Tanpa Batas, Program Mengajar Mahasiswan KKN UIN SGD Sentuh Sekolah dan Madrasah di Pelosok Cianjur
Dokumentasi bersama siswa-siswi — Dok. KKN 02 Wanasari UIN SGD

CIANJUR — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 02 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung 2026 melaksanakan program “Ngajar Mengajar” di Desa Wanasari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan formal dan nonformal sekaligus membantu meningkatkan motivasi belajar anak-anak di wilayah pengabdian.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa secara rutin terlibat dalam kegiatan pendidikan di berbagai lembaga, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), madrasah, hingga Majelis Pengajian. Kegiatan tersebut dirancang agar pendampingan pendidikan tidak hanya berfokus pada pemahaman akademik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan penguatan pemahaman keagamaan.

Di tingkat SD dan SMP, mahasiswa KKN 02 membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran, mendampingi diskusi kelas, serta memberikan motivasi kepada siswa. Mahasiswa juga menggunakan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif untuk menciptakan suasana belajar yang tidak monoton. Kehadiran mahasiswa mendapat sambutan positif dari siswa maupun pihak sekolah.

Pendampingan kemudian dilanjutkan di lembaga pendidikan keagamaan. Di madrasah, mahasiswa membantu para guru atau asatidz dalam menyampaikan materi diniyah, seperti Akidah Akhlak, Al-Qur’an Hadis, dan Fiqih. Kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu siswa memahami pengetahuan keagamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Pada sore hingga malam hari, mahasiswa KKN 02 turut mendampingi kegiatan di Majelis Pengajian. Pendampingan difokuskan pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an bagi anak-anak Desa Wanasari. Mahasiswa membimbing anak-anak mulai dari pengenalan huruf menggunakan metode Iqra, penerapan tajwid, hingga latihan membaca Al-Qur’an dengan lebih lancar.

“Program Ngajar Mengajar ini adalah bentuk komitmen kami untuk hadir secara utuh di tengah masyarakat. Kami menyadari bahwa pendidikan di sekolah umum harus berjalan beriringan dengan pendidikan karakter di Madrasah serta kelancaran mengaji di Majlis. Harapannya, kehadiran kami bisa sedikit meringankan tugas para pendidik di sini sekaligus menyuntikkan semangat baru bagi para murid dan santri,” ungkap Fitriani, perwakilan KKN 02 UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Keterlibatan mahasiswa di berbagai lembaga pendidikan juga membangun sinergi dengan guru, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang lebih inklusif serta memberikan ruang bagi anak-anak untuk memperoleh pendampingan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Melalui program “Ngajar Mengajar”, mahasiswa KKN Kelompok 02 UIN Sunan Gunung Djati Bandung berharap kontribusi yang diberikan dapat membantu kegiatan pendidikan di Desa Wanasari. Pendampingan yang mencakup pendidikan akademik, karakter, dan keagamaan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan pengetahuan sekaligus pembentukan karakter anak-anak di Desa Wanasari.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026