CIANJUR — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 02 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menghadirkan program “Ronda Baca” sebagai upaya meningkatkan akses literasi bagi anak-anak di Dusun Mekarmulya, Desa Wanasari, Kabupaten Cianjur. Program tersebut diwujudkan melalui pembuatan perpustakaan mini yang memanfaatkan pos keamanan lingkungan atau pos ronda sebagai ruang baca bagi anak-anak.

Program “Ronda Baca” dilaksanakan di empat wilayah Rukun Tetangga (RT), yaitu RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 04 di Dusun Mekarmulya. Gagasan tersebut muncul setelah mahasiswa KKN melakukan observasi dan melihat potensi serta antusiasme anak-anak setempat dalam bidang pendidikan. Keterbatasan akses terhadap bahan bacaan menjadi salah satu hal yang mendorong mahasiswa untuk menghadirkan fasilitas literasi yang lebih dekat dengan lingkungan tempat tinggal anak.

Pos ronda yang selama ini digunakan terutama sebagai fasilitas keamanan lingkungan pada malam hari kemudian dimanfaatkan sebagai ruang literasi pada siang hingga sore hari. Dengan konsep tersebut, fasilitas yang telah tersedia di lingkungan masyarakat dapat memiliki fungsi tambahan sebagai tempat membaca dan belajar bagi anak-anak.

“Kami melihat anak-anak di Dusun Mekarmulya memiliki potensi dan semangat yang luar biasa dalam belajar. Agar potensi tersebut tersalurkan, kami menginisiasi ‘Ronda Baca’ dengan memanfaatkan pos ronda di tiap RT. Harapannya, buku-buku ini menjadi sangat dekat dan mudah dijangkau oleh anak-anak di sekitar rumah mereka,” jelas Syahidah Tarishah Muslim, perwakilan mahasiswa KKN 02 UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN membersihkan dan menata area pos ronda sekaligus menyediakan rak-rak kecil untuk menyimpan koleksi bacaan. Buku yang disediakan disesuaikan dengan kebutuhan dan usia anak, mulai dari buku cerita bergambar, ensiklopedia anak, buku pengetahuan umum, hingga buku pelajaran ringan.

Kehadiran “Ronda Baca” mendapat respons positif dari warga dan tokoh masyarakat setempat. Selain membuat area pos ronda menjadi lebih tertata, program tersebut menghadirkan fasilitas edukasi yang dapat dimanfaatkan anak-anak di tingkat RT. Anak-anak pun memiliki tempat alternatif untuk membaca dan menghabiskan waktu dengan kegiatan yang bersifat edukatif.

Melalui program “Ronda Baca”, mahasiswa KKN Kelompok 02 UIN Sunan Gunung Djati Bandung berharap fasilitas perpustakaan mini tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat oleh masyarakat. Keterlibatan warga dan pemuda setempat diharapkan dapat menjaga keberlangsungan fasilitas sehingga program tidak berhenti setelah masa KKN berakhir.

Program ini diharapkan dapat menjadi langkah sederhana dalam mendekatkan bahan bacaan kepada anak-anak sekaligus menumbuhkan kebiasaan membaca di lingkungan Dusun Mekarmulya. Dengan pemanfaatan pos ronda sebagai ruang literasi, “Ronda Baca” diharapkan dapat menjadi fasilitas berkelanjutan yang mendukung perkembangan pengetahuan dan budaya literasi generasi muda Desa Wanasari.