Pekalongan — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) menginisiasi program edukatif Storyfolding (Dongeng dan Origami Geometri) bagi siswa kelas 1 SDN 02 Pantirejo, Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut dirancang untuk mengenalkan literasi dasar melalui metode belajar sambil bermain (fun learning) yang dekat dengan dunia anak.

Program lintas disiplin ilmu ini digagas oleh Sinta Taliya, mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, bersama Isti Umamah dari Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Matematika Undip. Dalam pelaksanaannya, kegiatan memadukan aktivitas mendongeng dengan penggunaan media visual berupa wayangan origami karakter hewan.

Kegiatan diawali dengan dongeng fabel interaktif berjudul Kiki Si Kucing Cerdik dan Pohon Persahabatan yang dibawakan oleh Sinta. Cerita tersebut digunakan sebagai media untuk mengajak siswa menyimak alur cerita, mengenali kosakata baru, mengembangkan imajinasi, sekaligus memahami nilai-nilai moral yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari.

Selama sesi storytelling, siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga diajak berinteraksi dengan karakter wayangan origami yang digunakan sebagai alat peraga. Sinta membimbing siswa untuk mengikuti perkembangan cerita, memberikan respons terhadap konflik sederhana yang muncul, serta mengenali berbagai kosakata yang diperkenalkan melalui setiap adegan.

Penggunaan wayangan origami menjadi salah satu cara untuk membuat penyampaian cerita lebih menarik bagi siswa kelas 1. Karakter hewan yang ditampilkan secara visual membantu siswa menghubungkan cerita dengan bentuk yang dapat mereka lihat secara langsung sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih interaktif.

Setelah cerita selesai, siswa diajak mengulas kembali isi dongeng bersama-sama. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan pertanyaan sederhana mengenai tokoh, alur, dan pesan yang terdapat dalam cerita untuk mengetahui sejauh mana siswa memahami materi yang telah disampaikan.

“Literasi dasar bukan sekadar kemampuan membaca huruf, melainkan bagaimana anak bisa memahami jalan cerita dan imajinasinya terasah dengan menyenangkan. Melalui media wayangan origami ini, kami ingin membawa dunia dongeng menjadi lebih hidup dan dekat dengan keseharian siswa kelas 1 sekolah dasar,” ujar Sinta.

Melalui program Storyfolding, mahasiswa KKN Undip berharap siswa SDN 02 Pantirejo memiliki ketertarikan yang lebih besar terhadap kegiatan membaca dan mendengarkan cerita. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membantu memperkaya kosakata, mengembangkan daya imajinasi, serta membangun kemampuan memahami cerita sejak awal jenjang sekolah dasar.