Runtut.com

Asah Literasi dan Geometri Anak Sejak Dini, Mahasiswa KKN Undip Hadirkan Metode Storyfolding di SDN 02 Pantirejo

KKN Undip kenalkan literasi dan geometri melalui dongeng serta origami dalam program Storyfolding bagi siswa SDN 02 Pantirejo.

2 menit baca
12
Asah Literasi dan Geometri Anak Sejak Dini, Mahasiswa KKN Undip Hadirkan Metode Storyfolding di SDN 02 Pantirejo
Dokumentasi bersama siswa-siswi SDN 02 Pantirejo — Dok. Tim II KKN Undip Desa Pantirejo 2026

Pekalongan – Pembelajaran konsep dasar literasi dan numerasi pada anak usia dini kerap menghadapi tantangan apabila disampaikan secara teoritis dan monoton di dalam kelas. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) menginisiasi program edukatif bertajuk Storyfolding (Dongeng dan Origami Geometri) bagi siswa kelas 1 dan 2 SDN 02 Pantirejo, Desa Pantirejo.

Program lintas disiplin ilmu ini digagas oleh Isti Umamah, mahasiswa Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Matematika, bersama Sinta Taliya dari Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya. Melalui pendekatan belajar sambil bermain (fun learning), kegiatan tersebut mengintegrasikan stimulasi minat baca dan pemahaman konsep matematika abstrak ke dalam bentuk visual yang lebih konkret melalui seni melipat kertas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test visual singkat untuk mengetahui pemahaman awal siswa mengenai bentuk dasar dan logika bidang datar. Setelah itu, suasana kelas dibangun melalui dongeng fabel interaktif berjudul “Kiki Si Kucing Cerdik dan Pohon Persahabatan” yang dibawakan oleh Sinta. Cerita tersebut digunakan untuk melatih daya imajinasi siswa sekaligus menyampaikan nilai moral mengenai persahabatan dan gotong royong.

Karakter utama dalam cerita kemudian diwujudkan melalui kegiatan origami yang dipandu oleh Isti. Para siswa diajak membuat kreasi wajah kucing menggunakan kertas lipat berwarna secara bertahap. Setiap tahapan melipat kertas menjadi kesempatan untuk mengenalkan konsep geometri dasar dengan cara yang sederhana dan dekat dengan kehidupan anak.

Dalam proses tersebut, siswa dikenalkan dengan berbagai konsep, seperti bentuk persegi, titik sudut, garis simetri, sudut lancip, serta bidang segitiga dan segi empat. Dengan melihat perubahan bentuk kertas secara langsung, siswa dapat menghubungkan konsep geometri dengan objek yang mereka buat sendiri.

Sebagai penutup, siswa diberikan kesempatan untuk mengustomisasi wajah kucing hasil karya masing-masing sesuai dengan kreativitas mereka. Setelah kegiatan berkarya selesai, siswa mengerjakan lembar post-test visual untuk melihat kembali pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan selama kegiatan.

“Matematika sering kali dianggap sulit jika hanya diperkenalkan lewat angka dan rumus. Melalui metode storyfolding ini, kami ingin menunjukkan bahwa geometri murni bisa dipelajari dengan sangat menyenangkan, konkret, dan dekat dengan dunia anak-anak lewat bantuan cerita dan seni melipat kertas,” ujar Isti.

Melalui kolaborasi antara literasi, matematika, cerita, dan seni, program Storyfolding diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi siswa SDN 02 Pantirejo. Kegiatan tersebut sekaligus diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap budaya membaca serta membangun fondasi pemahaman spasial dan geometri sejak awal jenjang sekolah dasar.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026