Runtut.com

Wujudkan Keluarga Sejahtera, Mahasiswa KKN Undip Berikan Edukasi Cerdas Kelola Keuangan dan Waspada Pinjol Ilegal di Desa Pantirejo

Mahasiswa KKN Undip edukasi warga Pantirejo tentang pengelolaan keuangan keluarga, menabung, dana darurat, dan bahaya pinjaman online ilegal.

2 menit baca
6
Wujudkan Keluarga Sejahtera, Mahasiswa KKN Undip Berikan Edukasi Cerdas Kelola Keuangan dan Waspada Pinjol Ilegal di Desa Pantirejo
Dokumentasi edukasi — Dok. TIM II KKN UNDIP DESA PANTIREJO 2026

Pekalongan – Pengelolaan keuangan rumah tangga menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kestabilan ekonomi keluarga dan mempersiapkan kebutuhan di masa depan. Melihat pentingnya literasi finansial bagi masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) melalui Damai Ariella, mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, melaksanakan program penyuluhan bertajuk “Cerdas Mengelola Keuangan Keluarga” di Desa Pantirejo.

Program tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, mengenai cara mengelola keuangan keluarga secara bijak. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan pemasukan dan pengeluaran, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menabung, penyediaan dana darurat, serta kewaspadaan terhadap pinjaman online (pinjol) ilegal.

Dalam kegiatan tersebut, Damai menjelaskan sejumlah alasan pentingnya pengelolaan keuangan keluarga. Pengelolaan keuangan yang baik dapat membantu keluarga mengatur pengeluaran secara lebih terencana, menghindari utang yang tidak diperlukan, mempersiapkan dana darurat ketika menghadapi kondisi mendesak, serta menyisihkan dana untuk kebutuhan masa depan, termasuk pendidikan anak.

Untuk membantu masyarakat menerapkan materi dalam kehidupan sehari-hari, mahasiswa memperkenalkan “5 Langkah Keuangan Sehat”. Langkah pertama adalah mencatat pemasukan dan pengeluaran secara rutin agar kondisi keuangan keluarga dapat dipantau dengan lebih mudah. Pencatatan tersebut juga dapat membantu keluarga mengetahui pos pengeluaran yang perlu dikurangi atau disesuaikan.

Langkah kedua adalah mendahulukan kebutuhan dibandingkan keinginan. Masyarakat diajak membedakan kebutuhan pokok, seperti beras, lauk-pauk, listrik, air, biaya sekolah, dan transportasi, dengan pengeluaran yang dapat ditunda, seperti hiburan, liburan, perhiasan, atau pembelian barang baru.

Langkah berikutnya adalah menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan. Kebiasaan menabung diharapkan dapat membantu keluarga mempersiapkan kebutuhan yang akan datang sekaligus memiliki cadangan dana ketika menghadapi kondisi tidak terduga.

Mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menghindari pinjaman online ilegal. Warga diingatkan untuk berhati-hati terhadap layanan pinjaman yang tidak memiliki legalitas, menawarkan bunga atau biaya yang tidak wajar, berpotensi menyalahgunakan data pribadi, maupun menggunakan metode penagihan yang disertai ancaman dan intimidasi.

Masyarakat kemudian diarahkan untuk selalu memeriksa legalitas lembaga pembiayaan, membaca syarat dan ketentuan sebelum menggunakan layanan keuangan, serta tidak mudah tergiur dengan tawaran pencairan dana secara cepat. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengambil keputusan keuangan secara lebih hati-hati.

Sebagai bagian dari materi, mahasiswa turut mengenalkan alternatif pembiayaan melalui lembaga keuangan syariah. Pembiayaan syariah dijelaskan sebagai salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan masyarakat dengan memperhatikan akad, ketentuan, dan prinsip syariah yang berlaku. Masyarakat juga diimbau untuk memastikan bahwa lembaga keuangan yang digunakan memiliki legalitas dan pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui program “Cerdas Mengelola Keuangan Keluarga”, mahasiswa KKN Undip berharap masyarakat Desa Pantirejo semakin memiliki pemahaman dalam mengatur keuangan rumah tangga secara terencana. Kebiasaan mencatat keuangan, menentukan prioritas, menabung, serta berhati-hati dalam memilih layanan pembiayaan diharapkan dapat menjadi langkah sederhana untuk membangun ketahanan ekonomi keluarga yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026