Runtut.com

Petakan Potensi dan Fasilitas Desa, Mahasiswa PKM Bahari FPIK UB Hadirkan Peta Potensi Desa Sukowilangun

Mahasiswa PKM-B UB memetakan potensi Desa Sukowilangun melalui ArcGIS untuk mendukung informasi spasial, perencanaan pembangunan, dan pengembangan ekonomi lokal

2 menit baca
24
Petakan Potensi dan Fasilitas Desa, Mahasiswa PKM Bahari FPIK UB Hadirkan Peta Potensi Desa Sukowilangun
Dokumentais peta — Dok. PKM-B FPIK UB 27

Malang – Mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat Bahari (PKM-B) Kelompok 27 Universitas Brawijaya meresmikan peta potensi Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, pada Jumat (14/8/2026). Program ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengemas berbagai potensi yang dimiliki desa agar dapat dikembangkan tanpa menghilangkan karakter lokal.

Pemetaan tersebut menghadirkan informasi spasial desa yang terintegrasi untuk mendukung perencanaan pembangunan sekaligus memperkenalkan potensi lokal Desa Sukowilangun. Informasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan ekonomi dan pembangunan desa.

Desa Sukowilangun memiliki berbagai fasilitas dan potensi yang dapat dikembangkan, baik di bidang perikanan, wisata, UMKM, maupun sumber daya alam dan sosial masyarakat. Namun, informasi mengenai lokasi dan persebaran potensi tersebut belum terdokumentasi dalam satu media informasi. Kehadiran peta diharapkan dapat membantu pemerintah desa melihat persebaran potensi secara lebih jelas.

Proses pemetaan dilakukan mahasiswa PKM-B Kelompok 27 melalui survei lapangan untuk mengumpulkan titik-titik potensi dan fasilitas desa. Data yang diperoleh kemudian diolah oleh Ziyad Nasyid menggunakan ArcGIS (Geographic Information System). Mahasiswa juga memasukkan foto hasil survei lapangan ke dalam peta agar lokasi potensi desa dapat dikenali dengan lebih jelas hingga menghasilkan peta yang siap dicetak.

Bagi Ziyad, proses pemetaan menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung potensi yang tersebar di Desa Sukowilangun sekaligus menerjemahkannya menjadi informasi yang dapat dimanfaatkan pemerintah desa.

“Kami ingin peta ini bisa menjadi gambaran yang lebih jelas mengenai potensi yang dimiliki Desa Sukowilangun. Harapannya, data yang sudah dikumpulkan dapat membantu desa menentukan potensi mana yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Acara peresmian dan penyerahan peta secara simbolis dihadiri oleh perwakilan perangkat Desa Sukowilangun. Suyuti Ahmad selaku Kepala Seksi Pelayanan Desa Sukowilangun mengapresiasi kehadiran peta potensi tersebut karena dinilai dapat membantu membuka akses informasi mengenai potensi dan fasilitas umum desa.

“Saya senang peta dari adik-adik KKN sangat membantu membuat informasi mengenai desa lebih terbuka dan jelas. Sekarang warga maupun pendatang bisa tahu letak fasilitas umum dan potensi di desa,” ujar Ahmad.

Melalui program ini, mahasiswa PKM-B Kelompok 27 Universitas Brawijaya berharap peta potensi Desa Sukowilangun dapat dimanfaatkan sebagai media informasi sekaligus bahan pendukung perencanaan pembangunan. Data yang telah dihimpun juga diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah desa dalam menentukan potensi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026