Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro mengenalkan pemanfaatan sampah organik rumah tangga melalui budidaya maggot di Desa Duyungan. Program ini dikembangkan melalui website edukasi yang memuat informasi mengenai budidaya maggot sekaligus penghitungan Harga Pokok Produksi (HPP) untuk mengetahui biaya produksi dan potensi nilai ekonomi dari hasil budidaya maggot segar.
Sosialisasi program dilaksanakan pada Senin (3/8/2026) pukul 19.30 WIB di Balai Desa Duyungan dalam pertemuan Ketua RT. Kegiatan tersebut diikuti oleh 28 Ketua RT Desa Duyungan.
Website yang diperkenalkan memuat informasi mengenai profil maggot, peran maggot dalam menguraikan sampah organik, siklus hidup, alur budidaya, hingga desain kandang sederhana. Selain itu, website dilengkapi dengan fitur penghitungan HPP yang menggambarkan biaya yang dikeluarkan dalam proses budidaya hingga menghasilkan maggot segar.
Masyarakat dapat mengakses informasi mengenai budidaya maggot dan melakukan penghitungan HPP melalui website yang telah disediakan.
Penghitungan HPP digunakan untuk mengetahui biaya produksi berdasarkan hasil budidaya yang diperoleh. Maggot yang dihasilkan selanjutnya dapat dimanfaatkan dan dijual dalam kondisi segar sebagai pakan ternak. Dengan adanya perhitungan HPP, pengelola dapat mengetahui biaya produksi dan membandingkannya dengan harga jual untuk melihat potensi keuntungan dari hasil budidaya.
Program ini juga diarahkan untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan maggot di TPS3R Desa Duyungan. Sebagai tindak lanjut, dilakukan kesepakatan penggunaan maggot bersama pihak TPS3R serta pendistribusian maggot beserta bibitnya kepada TPS3R.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Undip mendorong agar pengelolaan sampah organik tidak berhenti pada upaya pengurangan sampah, tetapi dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang memiliki nilai ekonomi. Budidaya maggot diharapkan dapat membantu mengurangi sampah organik rumah tangga sekaligus menghasilkan maggot segar yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan KKN Universitas Diponegoro yang dilaksanakan oleh Azkia Aulia, mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro. Dengan latar belakang keilmuan akuntansi dan perpajakan, program ini juga memberikan pendekatan dari sisi perhitungan biaya produksi sehingga hasil budidaya maggot tidak hanya dipandang sebagai upaya pengelolaan sampah, tetapi juga sebagai kegiatan yang memiliki potensi ekonomi bagi TPS3R Desa Duyungan.







