Runtut.com

Dorong Budidaya Maggot Lebih Terukur, Mahasiswa KKN Undip Hadirkan Website Berisi Penghitungan HPP di Desa Duyungan

KKN Undip kenalkan budidaya maggot di Desa Duyungan melalui website edukasi dan fitur HPP untuk mengolah sampah organik menjadi bernilai ekonomi.

2 menit baca
5
Dorong Budidaya Maggot Lebih Terukur, Mahasiswa KKN Undip Hadirkan Website Berisi Penghitungan HPP di Desa Duyungan
Dokumentasi bersama masyarakat — Dok. KKN-R Tim II Undip

Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro mengenalkan pemanfaatan sampah organik rumah tangga melalui budidaya maggot di Desa Duyungan. Program ini dikembangkan melalui website edukasi yang memuat informasi mengenai budidaya maggot sekaligus penghitungan Harga Pokok Produksi (HPP) untuk mengetahui biaya produksi dan potensi nilai ekonomi dari hasil budidaya maggot segar.

Sosialisasi program dilaksanakan pada Senin (3/8/2026) pukul 19.30 WIB di Balai Desa Duyungan dalam pertemuan Ketua RT. Kegiatan tersebut diikuti oleh 28 Ketua RT Desa Duyungan.

Website yang diperkenalkan memuat informasi mengenai profil maggot, peran maggot dalam menguraikan sampah organik, siklus hidup, alur budidaya, hingga desain kandang sederhana. Selain itu, website dilengkapi dengan fitur penghitungan HPP yang menggambarkan biaya yang dikeluarkan dalam proses budidaya hingga menghasilkan maggot segar.

Masyarakat dapat mengakses informasi mengenai budidaya maggot dan melakukan penghitungan HPP melalui website yang telah disediakan.

Penghitungan HPP digunakan untuk mengetahui biaya produksi berdasarkan hasil budidaya yang diperoleh. Maggot yang dihasilkan selanjutnya dapat dimanfaatkan dan dijual dalam kondisi segar sebagai pakan ternak. Dengan adanya perhitungan HPP, pengelola dapat mengetahui biaya produksi dan membandingkannya dengan harga jual untuk melihat potensi keuntungan dari hasil budidaya.

Program ini juga diarahkan untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan maggot di TPS3R Desa Duyungan. Sebagai tindak lanjut, dilakukan kesepakatan penggunaan maggot bersama pihak TPS3R serta pendistribusian maggot beserta bibitnya kepada TPS3R.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Undip mendorong agar pengelolaan sampah organik tidak berhenti pada upaya pengurangan sampah, tetapi dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang memiliki nilai ekonomi. Budidaya maggot diharapkan dapat membantu mengurangi sampah organik rumah tangga sekaligus menghasilkan maggot segar yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan KKN Universitas Diponegoro yang dilaksanakan oleh Azkia Aulia, mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro. Dengan latar belakang keilmuan akuntansi dan perpajakan, program ini juga memberikan pendekatan dari sisi perhitungan biaya produksi sehingga hasil budidaya maggot tidak hanya dipandang sebagai upaya pengelolaan sampah, tetapi juga sebagai kegiatan yang memiliki potensi ekonomi bagi TPS3R Desa Duyungan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026