Batang, 15 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Tim II Universitas Diponegoro di Desa Karanggeneng, Kabupaten Batang, menggelar penyuluhan interaktif mengenai kesehatan reproduksi remaja di SMPN 2 Kandeman, Kabupaten Batang. Kegiatan tersebut tidak hanya berupa pemaparan materi, tetapi juga dilanjutkan dengan sesi pembuatan mind map secara berkelompok sebagai bentuk pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan.

Program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap pentingnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi sejak usia remaja. Masa remaja merupakan periode peralihan dari anak-anak menuju dewasa yang juga rentan terhadap paparan informasi yang keliru maupun perilaku berisiko. Materi penyuluhan disusun untuk membahas risiko medis, psikologis, dan sosial yang berkaitan dengan masalah kesehatan reproduksi sehingga siswa dapat memahami dampaknya secara lebih menyeluruh, tidak hanya dari sisi kesehatan fisik.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi secara interaktif mengenai kesehatan reproduksi remaja. Materi mencakup risiko medis, seperti penyakit menular seksual dan kehamilan yang tidak diinginkan; risiko psikologis, seperti tekanan mental dan trauma; serta risiko sosial, seperti stigma dan putus sekolah.

Setelah sesi pemaparan, siswa diajak menyusun mind map secara berkelompok untuk memetakan kembali poin-poin penting yang telah dipelajari. Kegiatan tersebut sekaligus melatih siswa dalam mengolah dan menyusun kembali informasi yang telah mereka terima.

Siswa SMPN 2 Kandeman terlihat aktif berdiskusi selama proses pembuatan mind map. Kegiatan ini membantu siswa memahami kembali materi mengenai kesehatan reproduksi sekaligus melatih kemampuan mereka dalam mengembangkan informasi secara sistematis.

Sebagai media pendukung, poster infografis mengenai materi kesehatan reproduksi juga dibagikan kepada siswa. Poster tersebut dapat dibawa pulang dan dibaca kembali sehingga siswa memiliki bahan tambahan untuk memperdalam pemahaman mengenai materi yang telah disampaikan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-R Tim II Undip berharap siswa SMPN 2 Kandeman memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan reproduksi serta mampu mengenali berbagai risiko yang dapat muncul. Pendekatan edukatif dan praktik melalui mind mapping diharapkan dapat membuat materi lebih mudah dipahami dan diingat oleh siswa.