Runtut.com

Dari Telur Bebek Jadi Produk Bernilai Tambah, Mahasiswa KKN Undip Dampingi BUMDes Kliwonan Siapkan Merek

KKN Undip dampingi BUMDes Desa Kliwonan siapkan pendaftaran merek telur asin untuk mendukung hilirisasi produk peternakan dan penguatan usaha lokal.

3 menit baca
12
Dari Telur Bebek Jadi Produk Bernilai Tambah, Mahasiswa KKN Undip Dampingi BUMDes Kliwonan Siapkan Merek
Dokumentasi bersama masyarakat — Dok. KKN Tim II Undip

Sragen – Potensi peternakan bebek di Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, menjadi salah satu fokus pengembangan dalam pelaksanaan KKN Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026. Melalui Program Multidisiplin 1 bertema “Penguatan Rantai Nilai (Value Chain) Usaha Peternakan Bebek BUMDes Desa Kliwonan melalui Optimalisasi Produksi, Hilirisasi Produk, dan Penguatan Tata Kelola Pemasaran”, mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan berkolaborasi untuk mengembangkan potensi usaha peternakan bebek BUMDes.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong pemanfaatan telur bebek menjadi produk telur asin. Pengembangan produk tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk hilirisasi hasil peternakan sehingga telur bebek tidak hanya dipasarkan sebagai produk mentah, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk olahan dengan nilai tambah.

Dalam program ini, Tyas Vania Dianursafa, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, berperan melalui program “Edukasi dan Pendampingan Persiapan Dokumen Pendaftaran Merek Produk Telur Asin BUMDes”. Kegiatan tersebut berfokus pada pengenalan pentingnya merek sekaligus membantu pengelola BUMDes memahami dokumen dan tahapan yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan pendaftaran merek.

Pendampingan dilakukan dengan memberikan booklet yang berisi dokumen dan persyaratan pendaftaran merek kepada pengelola BUMDes. Selain itu, pengelola juga mendapatkan penjelasan mengenai tahapan dan alur pendaftaran merek melalui laman resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), sehingga proses tersebut dapat menjadi gambaran apabila nantinya dilakukan secara mandiri.

Program ini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan aspek hukum sejak awal dalam pengembangan produk. Bagi produk yang akan dikembangkan dan dipasarkan, merek dapat menjadi identitas yang membedakannya dengan produk lain. Karena itu, pemahaman mengenai persyaratan dan proses pendaftaran merek penting dimiliki pengelola usaha sebelum produk dikembangkan lebih lanjut.

Meskipun demikian, proses pengembangan produk telur asin di Desa Kliwonan masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah belum adanya masyarakat yang berminat menjadi mitra UMKM telur asin sehingga pengembangan produk dan merek belum dapat berjalan secara optimal. Selain itu, pengelola BUMDes mengharapkan proses pendaftaran dapat dilakukan dalam waktu relatif cepat, sementara masih terdapat sejumlah tahapan dan persyaratan yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu.

Oleh karena itu, hasil program ini tidak diarahkan pada pendaftaran merek secara langsung, melainkan pada persiapan dan peningkatan pemahaman pengelola BUMDes. Dengan adanya booklet dan panduan yang telah diberikan, pengelola BUMDes dapat melanjutkan proses pendaftaran secara mandiri ketika produk, merek, dan kebutuhan administrasinya telah siap.

Kegiatan tersebut juga menunjukkan peran mahasiswa hukum dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat. Aspek hukum tidak hanya diperlukan ketika suatu usaha telah berjalan, tetapi dapat dipersiapkan sejak tahap awal agar pengembangan produk memiliki dasar dan arah yang lebih jelas.

Dari sisi pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Pendampingan persiapan merek menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan usaha lokal, hilirisasi produk peternakan, serta peningkatan nilai ekonomi dari potensi yang dimiliki masyarakat Desa Kliwonan.

Melalui kolaborasi mahasiswa KKN dari berbagai bidang, pengembangan usaha peternakan bebek BUMDes tidak hanya diarahkan pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup pengolahan produk dan penguatan tata kelola usaha. Ke depan, keberadaan mitra UMKM serta kesiapan produk menjadi bagian penting agar rencana pengembangan telur asin dan proses pendaftaran mereknya dapat dilanjutkan secara bertahap.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026