Batang – Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program kerja Psikoedukasi Interaktif mengenai bullying di Balai Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program besar bertema “Pembentukan dan Penguatan Kapasitas Forum Anak Desa Karanggeneng sebagai Wadah Partisipasi Anak Menuju Desa Ramah Anak”.
Isu bullying di kalangan anak masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian, termasuk di lingkungan pedesaan. Menyikapi hal tersebut, mahasiswa KKN Undip yang bertugas di Desa Karanggeneng menginisiasi kegiatan psikoedukasi interaktif bertema anti-bullying sebagai salah satu upaya membangun kesadaran anak sejak dini.
Kegiatan dikemas tidak hanya dalam bentuk penyampaian materi, tetapi juga melalui diskusi dan permainan agar anak-anak lebih mudah memahami materi dan terlibat secara langsung. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi menggunakan media presentasi (PPT). Anak-anak diperkenalkan dengan pengertian bullying, bentuk-bentuknya, serta dampak yang dapat ditimbulkan bagi korban maupun pelaku.
Materi kemudian diperkuat melalui pembagian poster edukatif bertema anti-bullying. Poster tersebut memuat pesan singkat dan ilustrasi yang dirancang agar mudah dipahami dan diingat oleh anak-anak setelah kegiatan berakhir. Poster diharapkan dapat menjadi pengingat visual dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun saat bermain.
Puncak kegiatan diisi dengan permainan interaktif “Pohon Komitmen Anti-Bullying”. Dalam kegiatan tersebut, setiap anak menuliskan komitmen untuk tidak melakukan tindakan bullying, kemudian menempelkannya pada pohon yang telah disiapkan sebagai media simbolik. Kegiatan ini dilakukan agar komitmen yang disampaikan tidak berhenti sebagai pernyataan, tetapi menjadi pengalaman yang lebih mudah diingat oleh anak-anak.
Antusiasme anak-anak Desa Karanggeneng terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi saat pemaparan materi serta bersemangat ketika menuliskan komitmen pada pohon. Suasana yang interaktif membuat pesan mengenai pentingnya mencegah bullying dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dan mudah diterima.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Undip berharap dapat menumbuhkan empati dan kesadaran anak-anak Desa Karanggeneng mengenai pentingnya saling menghargai. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pembentukan Forum Anak Desa sebagai wadah bagi anak-anak untuk belajar, berdiskusi, serta menyampaikan pendapat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang mereka.







