Runtut.com

Wujudkan Ruang Publik Inklusif, Mahasiswa KKN Undip Redesain Lapangan Desa Triyagan dengan Konsep Ramah Lansia

KKN Undip redesain Lapangan Desa Triyagan, Sukoharjo, menjadi ruang publik ramah lansia dengan jalur pedestrian, area istirahat, vegetasi, dan olahraga ringan.

2 menit baca
6
Wujudkan Ruang Publik Inklusif, Mahasiswa KKN Undip Redesain Lapangan Desa Triyagan dengan Konsep Ramah Lansia
Dokumentasi bersama Perangkat Desa Triyagan — Dok. KKN-R Tim II Undip

Sukoharjo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program kerja “Redesain Lapangan Desa Triyagan Ramah Lansia” sebagai salah satu upaya mendukung penguatan Program Kecamatan Berdaya. Program ini berangkat dari potensi Lapangan Desa Triyagan yang telah menjadi salah satu ruang publik bagi masyarakat untuk beraktivitas dan berinteraksi, khususnya bagi kelompok lansia.

Lapangan dan taman desa selama ini dimanfaatkan warga untuk berbagai aktivitas, seperti duduk dan berbincang, berjalan santai, serta kegiatan sosial ringan. Keberadaan ruang yang telah familiar dan mudah diakses masyarakat tersebut menjadi modal yang dapat dikembangkan menjadi ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi berbagai kelompok usia.

Namun, berdasarkan pengamatan terhadap kondisi eksisting, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan agar lapangan dapat lebih mendukung aktivitas lansia. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendekatan desain yang memperhatikan aspek aksesibilitas, keamanan, kenyamanan, serta fasilitas penunjang aktivitas ringan dan interaksi sosial.

Melalui program ini, mahasiswa KKN melakukan proses redesain dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna, khususnya lansia. Proses diawali dengan observasi kondisi eksisting Lapangan Desa Triyagan yang mencakup aspek aksesibilitas, pola sirkulasi, fasilitas, vegetasi, serta tingkat kenyamanan ruang bagi pengguna.

Selanjutnya, mahasiswa melakukan analisis pengguna untuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan ruang publik dan kondisi pemanfaatan lapangan oleh masyarakat. Hasil observasi dan diskusi tersebut kemudian digunakan sebagai dasar dalam menganalisis kebutuhan pengguna dengan menerapkan prinsip desain inklusif dan ramah lansia.

Berdasarkan hasil analisis, mahasiswa menyusun konsep redesain yang dituangkan dalam bentuk site plan dan visualisasi tiga dimensi. Rekomendasi desain mencakup peningkatan jalur pedestrian, penyediaan bangku sebagai area istirahat, penambahan vegetasi peneduh, penyediaan area untuk olahraga ringan, serta fasilitas pendukung lainnya.

Konsep tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang publik yang tidak hanya ramah bagi lansia, tetapi juga dapat digunakan secara nyaman oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia. Laporan dan poster hasil redesain kemudian dipaparkan dan diserahkan kepada Kepala Desa Triyagan sebagai bahan masukan untuk pengembangan ruang publik desa.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Undip berupaya memberikan kontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif sekaligus mendukung pemberdayaan lansia di Desa Triyagan. Hasil redesain diharapkan dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pembangunan maupun peningkatan sarana dan prasarana Lapangan Desa Triyagan.

Dengan demikian, ruang publik yang telah menjadi bagian dari aktivitas masyarakat diharapkan dapat berkembang menjadi ruang yang lebih aman, nyaman, mudah diakses, dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026