Runtut.com

Canggih! Tim KKN-R Tim II Undip Ciptakan Alat Ukur Tinggi Badan Digital "Anti-Meleset" untuk Posyandu di Kliwonan Sragen

Mahasiswa KKN-R Undip menghadirkan alat pengukur tinggi badan digital di Posyandu Waras IX untuk membantu kader memperoleh data pertumbuhan balita lebih akurat.

2 menit baca
11
Canggih! Tim KKN-R Tim II Undip Ciptakan Alat Ukur Tinggi Badan Digital "Anti-Meleset" untuk Posyandu di Kliwonan Sragen
Pelaksaan program — Dok. KKN-R Tim II Undip

Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Universitas Diponegoro (Undip) yang mengabdi di Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, menghadirkan inovasi berupa alat pengukur tinggi badan digital di Posyandu Waras IX. Inovasi tersebut dirancang untuk membantu kader Posyandu memperoleh data tinggi badan balita secara lebih mudah dan akurat.

Selama ini, penggunaan alat ukur manual masih menghadapi tantangan berupa ketidakakuratan pembacaan hasil pengukuran. Padahal, data tinggi badan menjadi salah satu informasi penting dalam pemantauan pertumbuhan dan status gizi anak. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN-R Undip untuk merancang dan membuat alat pengukur tinggi badan digital sebagai salah satu bentuk teknologi terapan yang dapat digunakan di Posyandu.

Proses pembuatan alat dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pengadaan material dan komponen elektronik, perakitan, hingga pengujian dan kalibrasi. Pemilihan bahan dan komponen dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan penggunaan alat di Posyandu.

Setelah proses perakitan selesai, mahasiswa melakukan pengujian dan evaluasi secara berulang untuk memastikan sensor dapat membaca tinggi badan dengan baik. Kalibrasi dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan hasil pengukuran dapat digunakan secara optimal dalam kegiatan pemantauan pertumbuhan balita.

Selain membuat alat, mahasiswa KKN-R Undip juga memberikan pendampingan kepada kader Posyandu Waras IX. Pendampingan dilakukan untuk memastikan kader memahami cara menggunakan alat, mulai dari pengoperasian hingga proses pengukuran.

Melalui praktik dan evaluasi penggunaan bersama tim KKN, kader Posyandu Waras IX diharapkan dapat mengoperasikan alat pengukur tinggi badan digital secara mandiri. Dengan demikian, alat tersebut tidak hanya menjadi hasil program KKN, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam kegiatan Posyandu.

Kehadiran alat pengukur tinggi badan digital diharapkan dapat membantu proses pendataan balita menjadi lebih praktis dan mendukung ketersediaan data pertumbuhan yang lebih akurat. Inovasi tersebut juga menjadi salah satu bentuk penerapan teknologi mahasiswa dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di Desa Kliwonan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-R Undip berharap alat yang telah dibuat dapat terus dimanfaatkan oleh kader Posyandu Waras IX dan memberikan manfaat dalam pemantauan pertumbuhan serta kesehatan anak di Desa Kliwonan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026