Runtut.com

Cegah Bullying Sejak Dini, KKN Undip Ajak Siswa Bangun Karakter dan Jadi Teman Baik

Mahasiswa KKN Undip edukasi siswa Desa Kliwonan, Sragen, tentang pencegahan bullying melalui penguatan karakter, toleransi, empati, dan penyelesaian konflik dam

2 menit baca
7
Cegah Bullying Sejak Dini, KKN Undip Ajak Siswa Bangun Karakter dan Jadi Teman Baik
Pemaparan materi — Dok. KKN Tim II Undip

Sragen – Mahasiswa Tim II KKN Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan edukasi kepada siswa sekolah dasar di Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa mengenai pencegahan bullying dan pentingnya membangun lingkungan sekolah yang aman serta ramah anak.

Kegiatan ini mengangkat tema penguatan karakter dan pencegahan konflik sebagai salah satu langkah untuk mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekolah. Mahasiswa memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menanamkan nilai-nilai demokrasi, toleransi, kerja sama, serta sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Melalui penanaman nilai tersebut, siswa diajak memahami bahwa setiap perbedaan dapat diselesaikan dengan cara yang baik tanpa menggunakan kekerasan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga memperkenalkan cara menyelesaikan konflik secara damai melalui musyawarah dan komunikasi yang baik. Siswa diberikan pemahaman bahwa ketika terjadi perselisihan dengan teman, masalah dapat diselesaikan dengan berbicara secara baik, mendengarkan pendapat satu sama lain, serta mencari solusi yang dapat diterima bersama. Sikap saling menghormati dan tidak memaksakan kehendak menjadi bagian penting dalam materi yang disampaikan.

Agar materi lebih mudah dipahami, kegiatan dilaksanakan secara interaktif melalui cerita edukatif, permainan atau fun activity, simulasi atau role play, serta diskusi kelompok. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak mengenali berbagai contoh perilaku bullying, memahami perasaan teman yang menjadi korban, serta belajar menentukan sikap yang tepat ketika menghadapi konflik di lingkungan sekolah.

Mahasiswa juga menanamkan pentingnya empati, kepedulian, partisipasi, dan tanggung jawab dalam menciptakan hubungan pertemanan yang positif. Siswa diajak menjadi teman yang baik dengan tidak mengejek, mengucilkan, atau menyakiti teman, serta berani membantu dan melaporkan apabila melihat tindakan bullying.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Melalui permainan, simulasi, dan diskusi, siswa dapat mengikuti materi dengan lebih aktif sekaligus memahami bahwa tindakan sederhana seperti menghargai teman, bekerja sama, dan membantu teman yang mengalami kesulitan merupakan bagian dari upaya mencegah bullying.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip berharap siswa dapat menerapkan nilai-nilai saling menghormati, toleransi, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari. Selain memahami pentingnya tidak melakukan bullying, siswa juga diharapkan mampu menyelesaikan konflik secara damai ketika menghadapi perselisihan dengan teman.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya membangun budaya sekolah yang aman, inklusif, dan harmonis. Dengan penguatan karakter dan pemahaman mengenai penyelesaian konflik sejak dini, siswa diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang mampu menghargai perbedaan, peduli terhadap sesama, serta menciptakan lingkungan pertemanan yang bebas dari bullying.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026