Runtut.com

Mahasiswa KKN Undip Verifikasi Data Anak Tidak Sekolah melalui Pendataan Lapangan di Desa Pengkok

KKN UNDIP verifikasi data Anak Tidak Sekolah di Desa Pengkok melalui pendataan RT 15–20 untuk mendukung pemerataan akses dan pendidikan berkualitas.

2 menit baca
5
Mahasiswa KKN Undip Verifikasi Data Anak Tidak Sekolah melalui Pendataan Lapangan di Desa Pengkok
Dokumentasi bersama masyarakat — Dok. KKN Tim II Undip

Sragen — Upaya memperoleh data yang lebih akurat mengenai Anak Tidak Sekolah (ATS) dilakukan mahasiswa Tim II KKN Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui pendataan langsung di Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Sosial Kemasyarakatan (SosMas) bertajuk “Gerakan Edukasi Berbasis Komunitas: Strategi Inklusif untuk Pengentasan Anak Tidak Sekolah” yang dilaksanakan di wilayah RT 15–20.

Pendataan lapangan berlangsung pada 30 Juli serta 1–2 Agustus 2026. Kegiatan ini tidak hanya diarahkan untuk mengumpulkan informasi mengenai ATS, tetapi juga mencocokkan data yang telah tersedia dengan kondisi masyarakat secara langsung. Langkah tersebut dilakukan agar informasi mengenai anak yang tidak sedang mengikuti pendidikan dapat diketahui secara lebih aktual dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelum turun ke lapangan, mahasiswa menggunakan data dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) sebagai rujukan awal. Dalam proses pengecekan, ditemukan sejumlah data yang perlu dikonfirmasi kembali karena belum sepenuhnya menggambarkan kondisi terkini. Mahasiswa kemudian melibatkan Ketua RT sebagai sumber informasi yang mengetahui situasi masyarakat di wilayahnya secara langsung.

Proses verifikasi juga menghadapi kendala administratif berupa perubahan nomor kontak beberapa Ketua RT. Nomor yang tercantum dalam data awal tidak seluruhnya masih dapat digunakan. Mahasiswa kemudian melakukan pendekatan langsung dengan mendatangi Ketua RT terkait serta meminta bantuan Ketua RT lainnya untuk memperoleh informasi kontak terbaru. Langkah tersebut memungkinkan proses koordinasi tetap berjalan meskipun terdapat keterbatasan pada data awal.

Kegiatan ini dikerjakan oleh empat mahasiswa dengan latar belakang keilmuan yang berbeda, yaitu Amelia Kusuma Suryandari dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Aurelia Cahyaningtyas dari Akuntansi, Arjon Riantino Timoteus Silaban dari Ilmu Pemerintahan, dan Gading Maulana Pardani dari Teknik Sipil. Keterlibatan mahasiswa lintas disiplin membantu pembagian tugas dalam proses pengumpulan, pengecekan, dan penyusunan informasi hasil pendataan.

Dari rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa berhasil menghimpun informasi mengenai kondisi ATS di wilayah RT 15–20 Desa Pengkok. Hasil verifikasi memberikan gambaran yang lebih dekat dengan kondisi masyarakat dibandingkan jika hanya mengandalkan data awal. Informasi yang terkumpul selanjutnya dapat menjadi bahan pendukung bagi pemerintah desa dalam mengidentifikasi serta menentukan kebutuhan tindak lanjut terkait anak yang tidak bersekolah.

Persoalan ATS memiliki keterkaitan erat dengan upaya mewujudkan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan. Karena itu, kegiatan pendataan tersebut turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Ketersediaan data yang lebih valid menjadi salah satu fondasi penting untuk membantu mengidentifikasi kelompok yang membutuhkan perhatian dan intervensi pendidikan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNDIP berupaya membantu Desa Pengkok memperoleh informasi lapangan mengenai ATS secara lebih terverifikasi. Hasil pendataan diharapkan tidak berhenti sebagai dokumentasi kegiatan, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai informasi awal dalam penyusunan langkah penanganan yang lebih terarah, sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah, dan berkelanjutan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026