Runtut.com

Mahasiswa KKN-T IDBU 70 Undip Hadirkan Inovasi Lingkungan melalui Eco-Enzyme dan Vertical Garden Toga

KKN-T IDBU 70 Undip edukasi warga Jangli mengolah limbah organik menjadi eco-enzyme dan merevitalisasi taman TOGA dengan konsep vertical garden.

2 menit baca
8
Mahasiswa KKN-T IDBU 70 Undip Hadirkan Inovasi Lingkungan melalui Eco-Enzyme dan Vertical Garden Toga
Dokumentasi bersama masyarakat — Dok. KKN-T IDBU 70 Undip

Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 70 Universitas Diponegoro, di bawah bimbingan Annisa Qurrota A’yun, S.E., M.M., Kholidin, S.Kom., M.Kom., dan Herry Laksito, S.E., Ak., M.Adv.Acc., melaksanakan program “Pengelolaan Limbah Organik melalui Eco-Enzyme dan Revitalisasi Taman TOGA Berbasis Vertical Garden”. Kegiatan berlangsung pada Minggu (19/7) di Balai Terbuka Sendang, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, dan diikuti oleh warga setempat, khususnya ibu-ibu RT 3 RW 3.

Program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kebiasaan masyarakat yang masih membuang limbah organik rumah tangga tanpa dimanfaatkan kembali. Berdasarkan observasi awal, sebagian peserta belum mengetahui bahwa limbah dapur seperti kulit buah dan sisa sayuran dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat. Melalui kegiatan edukasi dan praktik langsung, mahasiswa KKN-T IDBU 70 berupaya mengenalkan alternatif pengelolaan limbah organik yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai eco-enzyme. Mahasiswa menjelaskan pengertian eco-enzyme, manfaatnya bagi lingkungan dan rumah tangga, serta jenis limbah organik yang dapat digunakan sebagai bahan baku. Peserta terlihat antusias mengikuti penjelasan dan mengajukan pertanyaan mengenai bahan-bahan yang dapat dimanfaatkan dari aktivitas dapur sehari-hari.

Mahasiswa kemudian menjelaskan alat dan bahan yang diperlukan, takaran, serta tahapan pembuatan eco-enzyme. Materi mencakup proses pencampuran gula, air, dan limbah organik hingga tahap fermentasi. Penyampaian dilakukan secara bertahap agar peserta dapat memahami proses dan memiliki gambaran untuk mempraktikkannya secara mandiri di rumah.

Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan eco-enzyme. Peserta secara langsung mengolah bahan yang telah disiapkan, mulai dari memotong limbah organik, menakar bahan, hingga memasukkannya ke dalam wadah fermentasi. Praktik tersebut memberikan pengalaman langsung kepada peserta sehingga tahapan pengolahan tidak hanya dipahami secara teori.

Selain pengolahan limbah organik, program juga diarahkan pada revitalisasi taman TOGA dengan konsep vertical garden. Pemanfaatan ruang secara vertikal dipilih sebagai salah satu alternatif untuk menata tanaman obat keluarga di lingkungan dengan lahan yang terbatas. Melalui konsep tersebut, warga diharapkan dapat memanfaatkan ruang yang tersedia sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan tertata.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN-T IDBU 70 dalam mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga. Pemanfaatan sisa dapur melalui eco-enzyme serta penataan tanaman TOGA berbasis vertical garden diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh warga setelah kegiatan selesai.

Melalui kombinasi edukasi dan praktik langsung, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pemanfaatan limbah organik, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang dapat menjadi bekal untuk mengelola limbah secara lebih mandiri. Program tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan Kelurahan Jangli yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026