Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 70 Universitas Diponegoro, di bawah bimbingan Annisa Qurrota A’yun, S.E., M.M., Kholidin, S.Kom., M.Kom., dan Herry Laksito, S.E., Ak., M.Adv.Acc., melaksanakan program “Pengelolaan Limbah Organik melalui Eco-Enzyme dan Revitalisasi Taman TOGA Berbasis Vertical Garden”. Kegiatan berlangsung pada Minggu (19/7) di Balai Terbuka Sendang, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, dan diikuti oleh warga setempat, khususnya ibu-ibu RT 3 RW 3.
Program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kebiasaan masyarakat yang masih membuang limbah organik rumah tangga tanpa dimanfaatkan kembali. Berdasarkan observasi awal, sebagian peserta belum mengetahui bahwa limbah dapur seperti kulit buah dan sisa sayuran dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat. Melalui kegiatan edukasi dan praktik langsung, mahasiswa KKN-T IDBU 70 berupaya mengenalkan alternatif pengelolaan limbah organik yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai eco-enzyme. Mahasiswa menjelaskan pengertian eco-enzyme, manfaatnya bagi lingkungan dan rumah tangga, serta jenis limbah organik yang dapat digunakan sebagai bahan baku. Peserta terlihat antusias mengikuti penjelasan dan mengajukan pertanyaan mengenai bahan-bahan yang dapat dimanfaatkan dari aktivitas dapur sehari-hari.
Mahasiswa kemudian menjelaskan alat dan bahan yang diperlukan, takaran, serta tahapan pembuatan eco-enzyme. Materi mencakup proses pencampuran gula, air, dan limbah organik hingga tahap fermentasi. Penyampaian dilakukan secara bertahap agar peserta dapat memahami proses dan memiliki gambaran untuk mempraktikkannya secara mandiri di rumah.







