Runtut.com

Lewat Aktivitas Interaktif, Mahasiswa KKN-R Tim II Undip Undip Ajak Siswa SDN Gejugan Tumbuhkan Empati dan Cegah Perundungan

Mahasiswa KKN UNDIP edukasi anti-perundungan melalui papan ekspresi dan sticky notes untuk menumbuhkan empati serta kepedulian siswa SDN Gejugan.

2 menit baca
5
Lewat Aktivitas Interaktif, Mahasiswa KKN-R Tim II Undip Undip Ajak Siswa SDN Gejugan Tumbuhkan Empati dan Cegah Perundungan
Pendampingan Edukasi Interaktif dalam Kampanye Anti-Perundungan pada Anak Sekolah — KKN-R Tim II Undip 2026

Boyolali, 28 Juli 2026 — Upaya mencegah perundungan di lingkungan sekolah dapat dilakukan melalui edukasi yang dekat dengan pengalaman dan dunia anak. Hal tersebut dilakukan oleh Nuraini Maulidya, mahasiswa KKN-R Tim II Universitas Diponegoro (Undip), melalui program kerja sosial masyarakat bertajuk “Pendampingan Edukasi Interaktif dalam Kampanye Anti-Perundungan pada Anak Sekolah” di SDN Gejugan, Desa Pelemrejo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan membantu siswa memahami bentuk dan dampak perundungan sekaligus menumbuhkan empati terhadap teman yang mengalami perlakuan tidak menyenangkan. Edukasi dikemas secara interaktif agar siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga dapat mengenali perasaan dan memahami situasi yang mungkin dialami oleh korban perundungan.

Dalam pelaksanaannya, Nuraini menyiapkan media edukasi sederhana berupa papan ekspresi dan sticky notes. Media tersebut digunakan sebagai sarana bagi siswa untuk mengenali serta mengungkapkan berbagai emosi yang dapat muncul ketika seseorang mengalami perundungan.

Melalui aktivitas tersebut, siswa diajak membahas berbagai perasaan yang mungkin muncul ketika seseorang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari orang lain. Siswa diberikan ruang untuk mengekspresikan perasaan seperti sedih, takut, marah, atau kecewa. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu siswa memahami bahwa tindakan yang dianggap sebagai candaan sekalipun dapat memberikan dampak bagi orang lain.

Selain mengenali dampak perundungan, siswa juga diajak membangun sikap empati. Mereka diberikan pemahaman mengenai pentingnya memperhatikan perasaan teman, menghindari tindakan yang dapat menyakiti, serta berani menunjukkan kepedulian ketika melihat adanya perundungan di lingkungan sekitar.

Pemilihan aktivitas interaktif dalam kegiatan ini dilakukan agar siswa dapat terlibat secara langsung selama proses edukasi. Melalui media sederhana dan aktivitas yang sesuai dengan usia mereka, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai perundungan, tetapi juga belajar mengenali emosi, memahami dampaknya, dan merespons situasi dengan lebih peduli.

Dokumentasi bersama
Dokumentasi bersama — KKN-R Tim II Undip 2026

Melalui program ini, edukasi anti-perundungan diharapkan dapat menjadi langkah sederhana dalam menumbuhkan kesadaran siswa mengenai pentingnya saling menghargai dan menjaga perasaan satu sama lain. Penanaman empati sejak sekolah dasar diharapkan dapat membantu menciptakan interaksi yang lebih positif, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Nuraini Maulidya sebagai mahasiswa KKN Undip di Desa Pelemrejo dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial anak.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026