Runtut.com

Dari Dapur untuk Tanaman: Belajar Mengolah Sampah Organik Bersama PKK Pelemrejo

Mahasiswa KKN UNDIP mengenalkan pengolahan sampah organik menjadi POC melalui modul panduan kepada Ibu PKK Desa Pelemrejo gunamendukung lingkungan berkelanjutan

2 menit baca
7
Dari Dapur untuk Tanaman: Belajar Mengolah Sampah Organik Bersama PKK Pelemrejo
Demonstrasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah sayuran rumah tangga — KKN-R Tim II Universitas Diponegoro 2026

Boyolali — Setiap hari, sisa sayuran, kulit buah, dan berbagai limbah dapur lainnya kerap dianggap tidak lagi memiliki manfaat dan berakhir di tempat sampah. Namun, melalui pengolahan yang tepat, sisa-sisa tersebut dapat diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan, salah satunya Pupuk Organik Cair (POC).

Pada Minggu (9/8/2026), Shabrina Artika Sari, mahasiswa Program Studi Manajemen dan Administrasi Logistik, Fakultas Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, melaksanakan kegiatan sosialisasi pengolahan sampah organik bersama ibu-ibu PKK Desa Pelemrejo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN melalui program kerja “Penyusunan Modul Alur Pengolahan Sampah Organik sebagai Pedoman bagi Masyarakat dalam Mengelola Limbah Organik Rumah Tangga”.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengenali kembali sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari. Materi mencakup pemilahan jenis bahan yang dapat diolah, pemahaman mengenai proses penguraian, hingga pengenalan komposter sebagai salah satu alternatif pengolahan limbah rumah tangga.

Agar tahapan pengolahan lebih mudah dipahami, materi disampaikan menggunakan Modul Alur Pengolahan Sampah Organik yang telah disusun sebagai panduan. Modul tersebut memuat tahapan pengolahan secara bertahap, mulai dari pemilahan bahan organik, proses pengolahan, hingga menghasilkan POC yang dapat dimanfaatkan untuk pemupukan tanaman.

Kegiatan tidak hanya diisi dengan penyampaian materi, tetapi juga diskusi dan tanya jawab bersama ibu-ibu PKK. Beberapa peserta masih memerlukan penjelasan lebih lanjut, terutama mengenai jenis sampah yang dapat diolah serta proses penguraiannya. Meski demikian, kegiatan secara keseluruhan berjalan dengan baik dan peserta dapat memahami alur dasar pengolahan sampah organik serta penggunaan komposter.

Dokumentasi bersama
Dokumentasi bersama — KKN-R Tim II Universitas Diponegoro 2026

Sebagai bagian dari keberlanjutan program, Modul Alur Pengolahan Sampah Organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC) kemudian diserahkan kepada ibu-ibu PKK Desa Pelemrejo. Modul tersebut diharapkan dapat menjadi panduan yang dapat digunakan kembali untuk memahami tahapan pengolahan sampah, mulai dari pemilahan bahan organik, proses pengolahan, hingga menghasilkan POC yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman di lingkungan sekitar.

Dari sisa dapur yang selama ini kerap dianggap sebagai limbah, terdapat peluang untuk menghasilkan sesuatu yang kembali bermanfaat. Melalui langkah sederhana dan pemahaman mengenai proses pengolahannya, sampah organik tidak hanya berakhir sebagai sesuatu yang dibuang, tetapi juga dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung kelestarian lingkungan sekitar.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026