Runtut.com

Manfaatkan Limbah Sayuran, Mahasiswa KKN Undip Tim II Kenalkan Pembuatan Pupuk Organik Cair kepada Ibu-Ibu PKK Desa Pelemrejo

Mahasiswa KKN UNDIP edukasi ibu PKK Desa Pelemrejo tentang pembuatan pupuk organik cair dari limbah sayuran rumah tangga untuk lingkungan berkelanjutan.

2 menit baca
4
Manfaatkan Limbah Sayuran, Mahasiswa KKN Undip Tim II Kenalkan Pembuatan Pupuk Organik Cair kepada Ibu-Ibu PKK Desa Pelemrejo
Demonstrasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah sayuran rumah tangga — KKN-R Tim II Universitas Diponegoro 2026

Boyolali – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Tim II melaksanakan kegiatan penyuluhan dan demonstrasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah sayuran rumah tangga bersama ibu-ibu PKK di Desa Pelemrejo, Kabupaten Boyolali, pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mengenalkan pemanfaatan limbah organik rumah tangga sekaligus mendorong pengelolaan limbah yang lebih bermanfaat bagi lingkungan.

Limbah sayuran dari aktivitas memasak sehari-hari sering kali berakhir sebagai sampah yang langsung dibuang atau dibakar. Padahal, limbah tersebut masih dapat dimanfaatkan melalui proses pengolahan sederhana. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip Tim II memperkenalkan komposter sebagai salah satu media pengolahan limbah organik untuk menghasilkan pupuk organik cair. Pemanfaatan tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif sederhana bagi masyarakat dalam mengurangi limbah organik rumah tangga.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pemanfaatan limbah sayuran dan tahapan pembuatan POC menggunakan komposter. Setelah penyampaian materi, mahasiswa melakukan demonstrasi secara langsung agar peserta dapat melihat dan memahami setiap tahapan pembuatan, mulai dari persiapan dan pencampuran bahan hingga memasukkannya ke dalam komposter. Dengan adanya demonstrasi, peserta tidak hanya memperoleh penjelasan secara teori, tetapi juga dapat melihat secara langsung proses pengolahan limbah sayuran menjadi bahan yang dapat dimanfaatkan kembali.

Selama kegiatan berlangsung, ibu-ibu PKK mengikuti setiap tahapan yang diperagakan dan berinteraksi melalui diskusi. Beberapa peserta masih memerlukan penjelasan lebih lanjut, khususnya mengenai takaran bahan, proses fermentasi, serta penggunaan POC setelah proses penguraian. Mahasiswa kemudian memberikan penjelasan tambahan agar peserta dapat memahami tahapan pengolahan secara lebih menyeluruh.

Komposter yang digunakan dalam kegiatan selanjutnya dimanfaatkan untuk melanjutkan proses pengolahan limbah sayuran. Bahan yang telah dimasukkan ke dalam komposter akan melalui proses fermentasi hingga menghasilkan POC yang siap digunakan. Setelah proses tersebut selesai, POC dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif pupuk untuk tanaman di lingkungan sekitar. Dengan demikian, komposter tidak hanya menjadi media demonstrasi selama kegiatan, tetapi juga dapat digunakan untuk melanjutkan pengolahan limbah organik setelah kegiatan penyuluhan selesai.

Dokumentasi bersama
Dokumentasi bersama — KKN-R Tim II Universitas Diponegoro 2026

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip Tim II berupaya memberikan pengetahuan dan keterampilan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan limbah sayuran menjadi pupuk organik cair menjadi salah satu langkah untuk mengubah limbah rumah tangga menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Materi dan tahapan yang telah disampaikan melalui penyuluhan dan demonstrasi diharapkan dapat menjadi acuan bagi ibu-ibu PKK dalam mengolah limbah organik secara mandiri di kemudian hari.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026