Boyolali — Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan penyusunan dan sosialisasi modul edukasi bertajuk “Pilah Sampah, Cegah Penyakit untuk Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat” kepada Ibu-Ibu PKK Desa Pelemrejo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah rumah tangga yang baik dan benar sebagai salah satu upaya mencegah penyakit berbasis lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ketua RT 05 Desa Pelemrejo tersebut dihadiri puluhan anggota PKK. Putri Az Zahra, mahasiswa Fakultas Kedokteran, Departemen Ilmu Keperawatan Undip, berperan sebagai penyusun sekaligus pemateri dalam sosialisasi. Selain memberikan edukasi secara langsung, ia juga menyusun modul yang dapat digunakan kembali oleh masyarakat sebagai media informasi mengenai pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap kesehatan.
Sebelum pelaksanaan sosialisasi, Putri Az Zahra menyusun modul edukasi yang memuat materi mengenai pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap kesehatan. Modul tersebut dirancang menggunakan bahasa yang mudah dipahami masyarakat dan dilengkapi ilustrasi untuk membantu memperjelas informasi. Pada hari pelaksanaan, materi dalam modul disampaikan secara interaktif. Para peserta tampak antusias menyimak dan aktif mengajukan pertanyaan mengenai persoalan sampah yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
“Bu, sampah organik seperti sisa sayuran dan buah itu bisa kita olah menjadi kompos yang bermanfaat untuk tanaman. Jadi, tidak semua sampah harus dibuang. Banyak yang masih bisa kita manfaatkan kembali,” jelas Putri Az Zahra kepada peserta.
Diskusi kemudian membahas dampak sampah terhadap kesehatan. Sejumlah peserta menyampaikan bahwa tumpukan sampah di lingkungan dapat menjadi tempat berkembang biaknya lalat dan nyamuk. Menanggapi hal tersebut, Putri memberikan sejumlah langkah sederhana, seperti menutup tempat sampah dengan rapat, membersihkan genangan air, serta rutin menguras bak mandi untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti yang dapat menularkan demam berdarah.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan modul edukasi “Pilah Sampah, Cegah Penyakit” kepada perwakilan Ibu-Ibu PKK Desa Pelemrejo. Modul tersebut diharapkan dapat menjadi pegangan bagi masyarakat untuk menerapkan pengelolaan sampah yang lebih baik di rumah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip berharap Ibu-Ibu PKK Desa Pelemrejo dapat turut menjadi penggerak dalam penerapan kebiasaan memilah dan mengelola sampah di lingkungan masing-masing. Pengelolaan sampah yang tepat diharapkan tidak hanya membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga mengurangi risiko penyakit dan mendukung kesehatan keluarga.
Kegiatan edukasi ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), serta poin 11, yaitu Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities), melalui upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan lingkungan yang bersih dan sehat.







