Boyolali, 10 Agustus 2026 – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro melalui program kerja “Penyusunan Panduan Administrasi Keuangan dan Perpajakan dalam Pengelolaan Pupuk Organik Komposter” memberikan pendampingan kepada perangkat Desa Pelemrejo dalam pengelolaan administrasi, keuangan, dan perpajakan. Pendampingan ini dilakukan sebagai upaya mendukung pengembangan potensi pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik cair (POC) yang dapat dikembangkan sebagai kegiatan produktif masyarakat.
Program yang dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, di Balai Desa Pelemrejo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, tersebut dilatarbelakangi oleh pemanfaatan sampah di Desa Pelemrejo yang masih belum optimal. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa untuk melihat peluang pemanfaatan sampah organik menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Program ini juga menjadi tindak lanjut dari kajian kelayakan pengolahan pupuk organik cair (POC) yang sebelumnya disusun oleh mahasiswa KKN Tim II Undip dalam tim yang sama.
Melalui program ini, mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan menyusun panduan yang dapat digunakan sebagai acuan sederhana bagi perangkat desa apabila pengelolaan POC dikembangkan sebagai kegiatan produktif masyarakat. Panduan tersebut memuat komponen administrasi dan keuangan yang perlu dicatat, seperti pengeluaran, pemasukan, modal, serta sejumlah tips administrasi keuangan dan perpajakan. Materi disusun dengan bahasa dan format yang sederhana agar mudah dipahami dan diterapkan.
Selain aspek administrasi dan keuangan, mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai perpajakan secara sederhana, khususnya terkait perpajakan UMKM yang perlu diperhatikan apabila pengelolaan POC nantinya berkembang menjadi kegiatan usaha. Penyampaian materi tersebut bertujuan memberikan gambaran awal kepada perangkat desa mengenai pentingnya pencatatan keuangan serta pemahaman aspek perpajakan dalam pengembangan kegiatan ekonomi.








