Runtut.com

Say No to Bullying bersama Mahasiswa KKN Undip!

Mahasiswa KKN UNDIP memberikan edukasi anti-bullying kepada siswa SDN Gejugan untuk menumbuhkan empati, saling menghargai, dan menciptakan lingkungan yang aman

2 menit baca
9
Say No to Bullying bersama Mahasiswa KKN Undip!
Dokumentasi bersama — Dok. Pribadi

Boyolali, 28 Juli 2026 — Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan edukasi mengenai sikap anti-bullying kepada siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gejugan, Desa Pelemrejo, Kabupaten Boyolali, pada 28 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja mahasiswa untuk mengenalkan pentingnya sikap saling menghargai, menciptakan lingkungan sekolah yang aman bagi siswa, serta mendukung program Sekolah Ramah Anak.

Kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai bullying dan berbagai bentuknya yang dapat terjadi di lingkungan sekolah. Yasmine menjelaskan sejumlah contoh perilaku bullying, seperti mengejek, memberikan julukan yang merendahkan, mengucilkan teman, melakukan kekerasan fisik, maupun menyampaikan perkataan yang dapat menyakiti orang lain.

Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan siswa. Yasmine mengajak siswa memahami bahwa candaan yang membuat orang lain merasa takut, malu, atau tersakiti tetap perlu dihindari. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menghargai perbedaan karakter, penampilan, kemampuan, dan latar belakang teman.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aktivitas ekspresif. Siswa diajak menuangkan perasaan ketika melihat seorang teman mengalami bullying. Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat menyampaikan berbagai perasaan yang muncul, seperti sedih, marah, takut, atau ingin membantu. Aktivitas ini menjadi ruang bagi siswa untuk memahami perasaan korban sekaligus membangun empati terhadap teman.

Sebagai bagian dari kampanye anti-bullying, siswa juga diajak berfoto bersama menggunakan frame bertuliskan “No Bully”. Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen sederhana siswa untuk tidak melakukan bullying dan ikut menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Dokumentasi bersama
Dokumentasi bersama — Dok. Pribadi

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Siswa aktif menjawab pertanyaan dan menyampaikan pengalaman mereka dalam berinteraksi dengan teman di sekolah. Melalui kegiatan tersebut, Yasmine juga mendorong siswa SDN Gejugan untuk berani mengatakan tidak terhadap tindakan bullying serta melapor kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya ketika menghadapi situasi yang tidak aman.

Edukasi anti-bullying ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga sikap dan perkataan terhadap teman. Lingkungan sekolah yang aman dapat dibangun melalui kebiasaan sederhana, seperti menghargai teman, tidak mengejek, tidak mengucilkan, dan berani membantu ketika melihat teman mengalami perlakuan yang tidak baik.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 3 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 3 minggu lalu