Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui program "Sekolah Sehat, Senyum Hebat" kepada siswa Sekolah Dasar di SDN Gejugan, Dukuh Gejugan, Desa Pelemrejo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri melalui praktik menyikat gigi yang benar dan mencuci tangan 6 langkah sebagai upaya pencegahan penyakit berbasis kuman sejak dini.
Tidak seperti sosialisasi kesehatan pada umumnya yang hanya berisi ceramah, kegiatan kali ini dikemas secara interaktif dengan metode learning by doing. Putri Az Zahra, mahasiswa Fakultas Kedokteran, Departemen Ilmu Keperawatan Undip yang bertindak sebagai pemateri utama, tidak hanya menjelaskan teori, tetapi juga mengajak para siswa untuk mempraktikkan langsung langkah-langkah menjaga kebersihan.
Kegiatan diawali dengan pemberian edukasi mengenai cara menyikat gigi yang benar. Mahasiswa menjelaskan tahapan menyikat gigi dengan teknik yang tepat, mulai dari penggunaan sikat dan pasta gigi, posisi menyikat, hingga membersihkan seluruh permukaan gigi. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar siswa dapat memahami dan menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan gigi dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah edukasi mengenai kesehatan gigi, kegiatan dilanjutkan dengan materi mengenai cara mencuci tangan yang benar melalui enam langkah. Mahasiswa mendemonstrasikan setiap tahapan cuci tangan dan kemudian mengajak siswa untuk mempraktikkannya secara langsung. Praktik tersebut bertujuan agar siswa tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu melakukan langkah-langkah cuci tangan dengan benar.
Puncak dari kegiatan ini adalah sebuah eksperimen sederhana yang berhasil membuat mata para siswa terbelalak kagum. Putri Az Zahra menyiapkan baskom berisi air yang telah ditaburi lada hitam (sebagai simbol kuman). Seorang siswa diminta untuk memasukkan tangannya yang kotor ke dalam air tersebut. Alhasil, lada-lada (kuman) menempel di jari-jarinya.
"Bayangkan, ini adalah kuman yang menempel di tangan kalian kalau tidak dicuci," ujar Putri Az Zahra.
Selanjutnya, ia mengoleskan sabun di tangan siswa yang sama dan meminta siswa tersebut untuk kembali memasukkan tangannya ke dalam baskom berisi air lada. Ajaib! Begitu jari yang bersabun menyentuh permukaan air, lada-lada dengan cepat menyebar ke pinggir baskom, menjauhi jari.
"Lihat! Sabun membuat kuman-kuman itu kabur dan tidak nempel di tangan. Ini buktinya kalau cuci tangan pakai sabun itu benar-benar ampuh!" ujar Putri Az Zahra, disambut sorak kagum para siswa.

Kegiatan eksperimen ini menjadi momen paling berkesan. Anak-anak tidak hanya mendengar teori, tetapi melihat langsung bukti ilmiah sederhana tentang bagaimana sabun bekerja mengusir kotoran dan kuman.
Dengan berakhirnya kegiatan "Sekolah Sehat, Senyum Hebat" di SDN Gejugan, Desa Pelemrejo ini, diharapkan para siswa tidak hanya memiliki senyuman yang indah, tetapi juga tubuh yang sehat karena terbiasa menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan edukasi PHBS ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak serta pencegahan stunting.







