Runtut.com

Mahasiswa KKN Undip Edukasi PHBS di SDN Gejugan Lewat Program "Sekolah Sehat, Senyum Hebat" dan Eksperimen Sains Sederhana

Mahasiswa KKN UNDIP edukasi PHBS siswa SDN Gejugan Boyolali lewat praktik sikat gigi, cuci tangan 6 langkah, dan eksperimen sabun untuk cegah kuman.

3 menit baca
10
Mahasiswa KKN Undip Edukasi PHBS di SDN Gejugan Lewat Program "Sekolah Sehat, Senyum Hebat" dan Eksperimen Sains Sederhana
Edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat — Dok. Pribadi

Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui program "Sekolah Sehat, Senyum Hebat" kepada siswa Sekolah Dasar di SDN Gejugan, Dukuh Gejugan, Desa Pelemrejo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri melalui praktik menyikat gigi yang benar dan mencuci tangan 6 langkah sebagai upaya pencegahan penyakit berbasis kuman sejak dini.

Tidak seperti sosialisasi kesehatan pada umumnya yang hanya berisi ceramah, kegiatan kali ini dikemas secara interaktif dengan metode learning by doing. Putri Az Zahra, mahasiswa Fakultas Kedokteran, Departemen Ilmu Keperawatan Undip yang bertindak sebagai pemateri utama, tidak hanya menjelaskan teori, tetapi juga mengajak para siswa untuk mempraktikkan langsung langkah-langkah menjaga kebersihan. 

Kegiatan diawali dengan pemberian edukasi mengenai cara menyikat gigi yang benar. Mahasiswa menjelaskan tahapan menyikat gigi dengan teknik yang tepat, mulai dari penggunaan sikat dan pasta gigi, posisi menyikat, hingga membersihkan seluruh permukaan gigi. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar siswa dapat memahami dan menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan gigi dalam kehidupan sehari-hari. 

Setelah edukasi mengenai kesehatan gigi, kegiatan dilanjutkan dengan materi mengenai cara mencuci tangan yang benar melalui enam langkah. Mahasiswa mendemonstrasikan setiap tahapan cuci tangan dan kemudian mengajak siswa untuk mempraktikkannya secara langsung. Praktik tersebut bertujuan agar siswa tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu melakukan langkah-langkah cuci tangan dengan benar. 

Puncak dari kegiatan ini adalah sebuah eksperimen sederhana yang berhasil membuat mata para siswa terbelalak kagum. Putri Az Zahra menyiapkan baskom berisi air yang telah ditaburi lada hitam (sebagai simbol kuman). Seorang siswa diminta untuk memasukkan tangannya yang kotor ke dalam air tersebut. Alhasil, lada-lada (kuman) menempel di jari-jarinya.

"Bayangkan, ini adalah kuman yang menempel di tangan kalian kalau tidak dicuci," ujar Putri Az Zahra.

Selanjutnya, ia mengoleskan sabun di tangan siswa yang sama dan meminta siswa tersebut untuk kembali memasukkan tangannya ke dalam baskom berisi air lada. Ajaib! Begitu jari yang bersabun menyentuh permukaan air, lada-lada dengan cepat menyebar ke pinggir baskom, menjauhi jari.

"Lihat! Sabun membuat kuman-kuman itu kabur dan tidak nempel di tangan. Ini buktinya kalau cuci tangan pakai sabun itu benar-benar ampuh!" ujar Putri Az Zahra, disambut sorak kagum para siswa.

Dokumentasi bersama
Dokumentasi bersama — Dok. Pribadi

Kegiatan eksperimen ini menjadi momen paling berkesan. Anak-anak tidak hanya mendengar teori, tetapi melihat langsung bukti ilmiah sederhana tentang bagaimana sabun bekerja mengusir kotoran dan kuman.

Dengan berakhirnya kegiatan "Sekolah Sehat, Senyum Hebat" di SDN Gejugan, Desa Pelemrejo ini, diharapkan para siswa tidak hanya memiliki senyuman yang indah, tetapi juga tubuh yang sehat karena terbiasa menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan edukasi PHBS ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak serta pencegahan stunting.


Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 3 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 3 minggu lalu