Runtut.com

Mengenal 4 Kata Ajaib, Mahasiswa KKN-R Tim II Undip Tanamkan Kebiasaan Komunikasi Positif pada Siswa SDN Gejugan

Mahasiswa KKN UNDIP edukasi siswa SDN Gejugan Boyolali tentang 4 kata ajaib: permisi, tolong, maaf, dan terima kasih untuk membangun komunikasi positif.

2 menit baca
15
Mengenal 4 Kata Ajaib, Mahasiswa KKN-R Tim II Undip Tanamkan Kebiasaan Komunikasi Positif pada Siswa SDN Gejugan
Edukasi Kebiasaan Komunikasi Positif — KKN-R Tim II Undip 2026

Boyolali, 28 Juli 2026 — Membiasakan anak berkomunikasi dengan sopan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, salah satunya melalui penggunaan kata “permisi”, “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”. Empat ungkapan tersebut dikenalkan oleh Nuraini Maulidya, mahasiswa KKN-R Tim II Universitas Diponegoro (Undip), kepada siswa SDN Gejugan, Desa Pelemrejo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja multidisiplin “Membangun Budaya Komunikasi Positif melalui Pembiasaan Empat Ungkapan Sopan pada Anak Sekolah Dasar”. Edukasi disampaikan secara interaktif dengan mengajak siswa membahas penggunaan empat ungkapan tersebut dalam berbagai situasi yang sering mereka temui sehari-hari.

Siswa diajak mengenal “4 kata ajaib”, yaitu permisi, tolong, maaf, dan terima kasih. Mereka diberikan contoh mengenai penggunaan kata-kata tersebut, seperti mengucapkan “tolong” saat meminta bantuan, “maaf” ketika melakukan kesalahan, “terima kasih” setelah menerima bantuan, serta “permisi” ketika hendak melewati atau menyela seseorang.

Agar materi lebih mudah diingat, kegiatan juga dilengkapi dengan poster edukasi yang berisi empat ungkapan tersebut. Poster kemudian ditempatkan di lingkungan sekolah sehingga siswa dapat melihat dan mengingat kembali kata-kata yang telah dipelajari.

Dokumentasi bersama
Dokumentasi bersama — KKN-R Tim II Undip

Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat antusias mengikuti materi dan turut memberikan contoh penggunaan kata-kata tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pembahasan yang dekat dengan aktivitas mereka membuat siswa lebih mudah menghubungkan materi dengan kebiasaan yang dilakukan di sekolah maupun di rumah.

Penggunaan empat ungkapan tersebut diharapkan dapat menjadi kebiasaan sederhana dalam interaksi siswa. Tidak hanya ketika berbicara dengan guru, tetapi juga saat berkomunikasi dengan teman dan orang-orang di lingkungan sekitar.

Bagi Nuraini Maulidya, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengenalkan cara berkomunikasi yang sederhana, tetapi dekat dengan keseharian siswa. Melalui pembiasaan empat ungkapan sopan, pesan yang disampaikan diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi terus diterapkan siswa dalam interaksi sehari-hari.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 3 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 3 minggu lalu