Runtut.com

Mahasiswa KKN UPN “Veteran” Jawa Timur Perkenalkan SYALABI (Solar Dryer Sistem Alat Pengering Laju Biji Kopi), Solusi Pengeringan Kopi Modern untuk Desa Sumberjo

Mahasiswa KKN UPNVJT Kelompok 39 kenalkan SYALABI, alat pengering kopi tenaga surya untuk meningkatkan efisiensi pengeringan

2 menit baca
14
Mahasiswa KKN UPN “Veteran” Jawa Timur Perkenalkan SYALABI (Solar Dryer Sistem Alat Pengering Laju Biji Kopi), Solusi Pengeringan Kopi Modern untuk Desa Sumberjo
Dokumentasi pelaksanaan program kerja Teknologi Tepat Guna (TTG) KKN 39 UPNVJT yang dinamakan SYALABI, sebagai upaya memberikan solusi praktis bagi masyarakat Desa Sumberjo — KKN 39 UPNVJT

Sumberjo — Senin, 3 Agustus 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 39 Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur (UPNVJT) memperkenalkan inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) bernama SYALABI (Solar Dryer Sistem Alat Pengering Laju Biji Kopi), sebuah alat pengering kopi tenaga surya, kepada warga Desa Sumberjo. Kegiatan yang berlangsung pada siang hari tersebut dihadiri oleh perangkat desa serta para petani kopi setempat.

Acara dibuka oleh MC, kemudian dilanjut dengan sambutan dari Koordinator Desa KKN, Bramana Ogya Shankara, yang menekankan pentingnya proses pengeringan biji kopi. Ia menyampaikan bahwa tahap pengeringan merupakan salah satu faktor yang sangat memengaruhi cita rasa dan kualitas akhir kopi yang dihasilkan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Desa Sumberjo, Bu Ismiyatun. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah meluangkan waktu untuk hadir di tengah kesibukan siang hari. Ia berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan ilmu yang dibagikan seputar pengeringan kopi dapat diterima dengan baik oleh warga.

Acara resmi dibuka dengan bacaan do’a, kemudian masuk ke sesi inti yaitu pemaparan materi Teknologi Tepat Guna (TTG) atau SYALABI, oleh dua mahasiswa KKN UPN “Veteran” Jawa Timur, Addany dan Febriano. Keduanya menjelaskan bahwa kopi merupakan komoditas utama Desa Sumberjo, namun proses pengeringan yang selama ini dilakukan secara manual menggunakan terpal masih rentan terhadap kontaminasi debu serta risiko terkena air hujan yang dapat menurunkan kualitas biji kopi.   

Berangkat dari permasalahan tersebut, mahasiswa KKN UPNVJT menghadirkan SYALABI sebagai solusi alternatif pengeringan biji kopi. Alat ini dirancang agar panas yang diterima biji kopi lebih optimal, proses pengeringan berlangsung lebih cepat, sekaligus meminimalkan risiko kontaminasi selama proses berlangsung.

Pemaparan tersebut mendapat sambutan positif salah satunya apresiasi dari warga karena mahasiswa KKN dinilai mampu dalam peralihan penggunaan bahasa Jawa yang kini mulai digunakan ketika menjalankan program kerja. Kemudian, pada sesi tanya jawab, salah satu warga menyampaikan beberapa pertanyaan seputar kapasitas alat SYALABI, estimasi waktu pengeringan yang dapat dihasilkan, serta apakah alat tersebut sudah melalui tahap uji coba sebelum diperkenalkan kepada warga.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan serah terima TTG SYALABI secara simbolis dari Kelompok KKN 39 UPNVJT yang diwakilkan oleh Kordes kepada Kepala Desa Sumberjo. Momen ini menandai secara resmi diserahkannya alat tersebut untuk dapat dimanfaatkan oleh warga dalam mendukung proses pengeringan kopi di desa Sumberjo.  Selain itu, Mahasiswa KKN juga turut membagikan formulir kepada warga desa guna mengukur tingkat kepuasan serta tanggapan masyarakat terhadap kehadiran inovasi SYALABI. Acara kemudian ditutup secara resmi oleh pembawa acara (MC), dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama seluruh warga yang hadir dan mahasiswa KKN.

Dengan hadirnya SYALABI, mahasiswa KKN UPNVJT kelompok 39 berharap alat ini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi petani kopi Desa Sumberjo dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil pengeringan kopi, sekaligus mendukung penguatan komoditas kopi sebagai potensi unggulan desa.


Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 3 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 3 minggu lalu