Sumberjo — Senin, 3 Agustus 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 39 Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur (UPNVJT) memperkenalkan inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) bernama SYALABI (Solar Dryer Sistem Alat Pengering Laju Biji Kopi), sebuah alat pengering kopi tenaga surya, kepada warga Desa Sumberjo. Kegiatan yang berlangsung pada siang hari tersebut dihadiri oleh perangkat desa serta para petani kopi setempat.

Acara dibuka oleh MC, kemudian dilanjut dengan sambutan dari Koordinator Desa KKN, Bramana Ogya Shankara, yang menekankan pentingnya proses pengeringan biji kopi. Ia menyampaikan bahwa tahap pengeringan merupakan salah satu faktor yang sangat memengaruhi cita rasa dan kualitas akhir kopi yang dihasilkan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Desa Sumberjo, Bu Ismiyatun. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah meluangkan waktu untuk hadir di tengah kesibukan siang hari. Ia berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan ilmu yang dibagikan seputar pengeringan kopi dapat diterima dengan baik oleh warga.

Acara resmi dibuka dengan bacaan do’a, kemudian masuk ke sesi inti yaitu pemaparan materi Teknologi Tepat Guna (TTG) atau SYALABI, oleh dua mahasiswa KKN UPN “Veteran” Jawa Timur, Addany dan Febriano. Keduanya menjelaskan bahwa kopi merupakan komoditas utama Desa Sumberjo, namun proses pengeringan yang selama ini dilakukan secara manual menggunakan terpal masih rentan terhadap kontaminasi debu serta risiko terkena air hujan yang dapat menurunkan kualitas biji kopi.   

Berangkat dari permasalahan tersebut, mahasiswa KKN UPNVJT menghadirkan SYALABI sebagai solusi alternatif pengeringan biji kopi. Alat ini dirancang agar panas yang diterima biji kopi lebih optimal, proses pengeringan berlangsung lebih cepat, sekaligus meminimalkan risiko kontaminasi selama proses berlangsung.

Pemaparan tersebut mendapat sambutan positif salah satunya apresiasi dari warga karena mahasiswa KKN dinilai mampu dalam peralihan penggunaan bahasa Jawa yang kini mulai digunakan ketika menjalankan program kerja. Kemudian, pada sesi tanya jawab, salah satu warga menyampaikan beberapa pertanyaan seputar kapasitas alat SYALABI, estimasi waktu pengeringan yang dapat dihasilkan, serta apakah alat tersebut sudah melalui tahap uji coba sebelum diperkenalkan kepada warga.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan serah terima TTG SYALABI secara simbolis dari Kelompok KKN 39 UPNVJT yang diwakilkan oleh Kordes kepada Kepala Desa Sumberjo. Momen ini menandai secara resmi diserahkannya alat tersebut untuk dapat dimanfaatkan oleh warga dalam mendukung proses pengeringan kopi di desa Sumberjo.  Selain itu, Mahasiswa KKN juga turut membagikan formulir kepada warga desa guna mengukur tingkat kepuasan serta tanggapan masyarakat terhadap kehadiran inovasi SYALABI. Acara kemudian ditutup secara resmi oleh pembawa acara (MC), dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama seluruh warga yang hadir dan mahasiswa KKN.

Dengan hadirnya SYALABI, mahasiswa KKN UPNVJT kelompok 39 berharap alat ini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi petani kopi Desa Sumberjo dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil pengeringan kopi, sekaligus mendukung penguatan komoditas kopi sebagai potensi unggulan desa.