BOYOLALI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) menghadirkan program pemanfaatan teknologi digital berupa website panduan pembuatan composter yang dapat diakses melalui pemindaian QR Code. Program sosialisasi dan edukasi tersebut dilaksanakan di Desa Pelemrejo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, dengan sasaran utama ibu-ibu PKK RT 05 Dusun Gejugan.
Program ini dilatarbelakangi oleh melimpahnya limbah organik yang dihasilkan rumah tangga di Desa Pelemrejo. Selama ini, pelatihan pembuatan composter di tingkat desa umumnya dilakukan secara tatap muka tanpa dilengkapi dokumentasi terstruktur yang dapat diakses kembali oleh warga.
Kondisi tersebut membuat pemahaman warga berpotensi berkurang seiring berjalannya waktu. Akibatnya, warga dapat mengalami kesulitan ketika ingin mempraktikkan kembali pembuatan composter secara mandiri. Oleh karena itu, diperlukan media referensi digital yang interaktif dan dapat diakses sewaktu-waktu sesuai kebutuhan.
Panduan Pembuatan Composter dalam Platform Digital
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Pramudya Jati, mahasiswa KKN UNDIP, mengembangkan website interaktif yang memuat panduan langkah demi langkah pembuatan composter. Pengembangan platform mencakup perancangan antarmuka, penyusunan materi edukasi, hingga tahap produksi (deploy).
“Kami berinisiatif menyediakan solusi digital yang tidak hanya berhenti pada saat sesi sosialisasi. Melalui pemindaian QR Code, ibu-ibu PKK maupun warga desa dapat menyimpan dan membuka kembali panduan pembuatan composter kapan saja dan di mana saja melalui perangkat mereka,” ujar Pramudya Jati.

Para anggota PKK yang hadir menyambut baik kehadiran platform digital tersebut dan aktif mencoba memindai QR Code yang telah disiapkan mahasiswa. Kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala teknis maupun operasional yang berarti.
Sebagai hasil dari program tersebut, website panduan digital pembuatan composter telah tersedia dan dapat diakses secara publik melalui website panduan composter.
Melalui keberadaan panduan digital berbasis QR Code tersebut, Tim KKN UNDIP berharap pengelolaan limbah organik di Desa Pelemrejo dapat dilakukan secara lebih optimal dan berkelanjutan. Program ini juga diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih mandiri dan ramah lingkungan.







