Runtut.com

Mahasiswa KKN UNDIP Menghadirkan Panduan Digital Pembuatan dan Penggunaan Composter Berbasis QR Code bagi Ibu-Ibu PKK Desa Pelemrejo

Mahasiswa KKN UNDIP kembangkan website panduan pembuatan komposter berbasis QR Code di Desa Pelemrejo, Boyolali, untuk mengoptimalkan pengelolaan limbah organik

2 menit baca
4
Mahasiswa KKN UNDIP Menghadirkan Panduan Digital Pembuatan dan Penggunaan Composter Berbasis QR Code bagi Ibu-Ibu PKK Desa Pelemrejo
Dokumentasi Bersama KKN Tim-II Universitas Diponegoro Kelompok 5 Desa Pelemrejo — KKN Tim-II Universitas Diponegoro Kelompok 5 Desa Pelemrejo

BOYOLALI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) menghadirkan program pemanfaatan teknologi digital berupa website panduan pembuatan composter yang dapat diakses melalui pemindaian QR Code. Program sosialisasi dan edukasi tersebut dilaksanakan di Desa Pelemrejo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, dengan sasaran utama ibu-ibu PKK RT 05 Dusun Gejugan.

Program ini dilatarbelakangi oleh melimpahnya limbah organik yang dihasilkan rumah tangga di Desa Pelemrejo. Selama ini, pelatihan pembuatan composter di tingkat desa umumnya dilakukan secara tatap muka tanpa dilengkapi dokumentasi terstruktur yang dapat diakses kembali oleh warga.

Kondisi tersebut membuat pemahaman warga berpotensi berkurang seiring berjalannya waktu. Akibatnya, warga dapat mengalami kesulitan ketika ingin mempraktikkan kembali pembuatan composter secara mandiri. Oleh karena itu, diperlukan media referensi digital yang interaktif dan dapat diakses sewaktu-waktu sesuai kebutuhan.

Panduan Pembuatan Composter dalam Platform Digital

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Pramudya Jati, mahasiswa KKN UNDIP, mengembangkan website interaktif yang memuat panduan langkah demi langkah pembuatan composter. Pengembangan platform mencakup perancangan antarmuka, penyusunan materi edukasi, hingga tahap produksi (deploy).

“Kami berinisiatif menyediakan solusi digital yang tidak hanya berhenti pada saat sesi sosialisasi. Melalui pemindaian QR Code, ibu-ibu PKK maupun warga desa dapat menyimpan dan membuka kembali panduan pembuatan composter kapan saja dan di mana saja melalui perangkat mereka,” ujar Pramudya Jati.

Screenshot tampilan website yang dibuat oleh Anggota KKN Tim-II Universitas Diponegoro Kelompok 5 Desa Pelemrejo
Screenshot tampilan website yang dibuat oleh Anggota KKN Tim-II Universitas Diponegoro Kelompok 5 Desa Pelemrejo — KKN Tim-II Universitas Diponegoro Kelompok 5 Desa Pelemrejo

Para anggota PKK yang hadir menyambut baik kehadiran platform digital tersebut dan aktif mencoba memindai QR Code yang telah disiapkan mahasiswa. Kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala teknis maupun operasional yang berarti.

Sebagai hasil dari program tersebut, website panduan digital pembuatan composter telah tersedia dan dapat diakses secara publik melalui website panduan composter.

Melalui keberadaan panduan digital berbasis QR Code tersebut, Tim KKN UNDIP berharap pengelolaan limbah organik di Desa Pelemrejo dapat dilakukan secara lebih optimal dan berkelanjutan. Program ini juga diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih mandiri dan ramah lingkungan.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 3 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 3 minggu lalu