KEDIRI – Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya membantu merevitalisasi dan mengoptimalkan Perpustakaan Desa Bringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, melalui serangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada 11–26 Juli 2026. Program tersebut dilakukan bersama Pemerintah Desa Bringin sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan agar menjadi ruang literasi yang nyaman dan mudah dimanfaatkan masyarakat.

Kegiatan diawali dengan survei dan observasi kondisi perpustakaan. Selanjutnya, mahasiswa membersihkan rak dan koleksi buku serta melakukan penataan administrasi melalui pendataan inventaris sekitar 2.000 buku milik desa.

Mahasiswa juga memberikan label pada buku-buku yang belum memiliki identitas inventaris serta merancang desain cap resmi perpustakaan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pengelolaan koleksi agar lebih tertib dan memudahkan proses pendataan buku.

Selain pembenahan administrasi, mahasiswa turut membantu penataan ruang perpustakaan. Bersama Pemerintah Desa Bringin, perpustakaan dipindahkan ke ruangan yang dinilai lebih representatif sehingga dapat menciptakan suasana membaca yang lebih nyaman.

Pemberian penunjang fasilitas
Pemberian penunjang fasilitas — Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, mahasiswa juga membantu pengadaan sejumlah fasilitas, seperti karpet, meja kecil, dan dekorasi ruangan. Penataan tersebut diharapkan membuat perpustakaan lebih menarik dan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang membaca maupun belajar.

Pemerintah Desa Apresiasi Kontribusi Mahasiswa

Kepala Desa Bringin menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa MMD Universitas Brawijaya dalam kegiatan Apresiasi Literasi dan Penutupan MMD pada 1 Agustus 2026. Ia menyampaikan terima kasih atas kontribusi mahasiswa dalam membantu revitalisasi perpustakaan desa sehingga fasilitas tersebut memiliki penataan yang lebih baik dan siap dimanfaatkan masyarakat.

“Saya berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa MMD Brawijaya karena telah meluangkan ide dan waktunya untuk membantu kami menghidupkan kembali Perpustakaan Desa Bringin. Sekarang tinggal tugas kami untuk melanjutkan dan melakukan pemeliharaan perpustakaan,” ujar Kepala Desa Bringin.

Melalui program Revitalisasi dan Optimalisasi Perpustakaan Desa, mahasiswa MMD Universitas Brawijaya berharap Perpustakaan Desa Bringin dapat terus berkembang sebagai pusat literasi masyarakat.

Keberadaan perpustakaan yang lebih nyaman dan tertata diharapkan dapat meningkatkan minat baca anak-anak maupun masyarakat serta menjadi ruang belajar yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga Desa Bringin.