Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan kegiatan yang berfokus pada pendidikan dan sosial kemasyarakatan di Desa Pengkok melalui pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) di RT 09–14 pada 30 Juli–2 Agustus 2026 serta eksperimen gunung meletus mini bagi siswa kelas IV SDN Pengkok 03 pada 31 Juli 2026. Kedua kegiatan tersebut menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung kesempatan pendidikan yang lebih merata dan pengalaman belajar yang aktif bagi anak-anak di Desa Pengkok.
Pendataan ATS merupakan bagian dari Program Kerja Sosial Kemasyarakatan dengan menggunakan data awal dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida). Pendataan dilakukan di RT 01–20 yang terbagi dalam tiga kelompok mahasiswa. Wilayah RT 09–14 ditangani oleh Rahmanita Nabila Syahira dari Program Studi Kimia, Sukaena Az-Zahro dari Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, serta Ryan Chandra Afinata G. dari Program Studi Peternakan.
Dalam pelaksanaannya, ditemukan bahwa sebagian data ATS dari Bapperida belum sesuai dengan kondisi di lapangan. Beberapa kontak Ketua RT juga sulit dihubungi sehingga proses verifikasi memerlukan koordinasi lebih lanjut. Mahasiswa melakukan konfirmasi langsung kepada Ketua RT setempat serta berkoordinasi dengan Ketua RT lainnya agar data dapat diperbarui sesuai dengan kondisi terkini.
Pendataan tersebut mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pendidikan inklusif, berkualitas, dan merata bagi semua. Dengan memperoleh gambaran mengenai anak yang berada di luar sistem pendidikan, pendataan dapat membantu memberikan perhatian yang lebih tepat kepada anak yang belum memperoleh kesempatan bersekolah. Upaya ini juga berkaitan dengan SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan melalui perhatian terhadap anak yang berpotensi mengalami ketimpangan akses pendidikan. Pendidikan yang lebih merata menjadi salah satu langkah penting untuk memberikan kesempatan kepada setiap anak dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya.

Selain pendataan, mahasiswa KKN melaksanakan eksperimen gunung meletus mini bersama siswa kelas IV SDN Pengkok 03 pada 31 Juli 2026. Kegiatan dilakukan melalui demonstrasi dan praktik langsung. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias, menyimak penjelasan, serta berpartisipasi dalam eksperimen hingga selesai.
Kegiatan eksperimen memberikan pengalaman belajar sains secara langsung sehingga siswa tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga dapat mengamati proses eksperimen. Pembelajaran yang interaktif tersebut mendukung SDG 4 melalui upaya menciptakan pengalaman pendidikan yang berkualitas dan mendorong keterlibatan aktif siswa. Kesempatan mengikuti kegiatan juga diberikan secara setara kepada seluruh siswa tanpa membedakan jenis kelamin, sejalan dengan SDG 5 tentang Kesetaraan Gender yang menekankan kesempatan yang sama bagi perempuan dan laki-laki untuk berkembang.
Kedua kegiatan tersebut menunjukkan bahwa dukungan terhadap pendidikan dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, baik dengan memahami kondisi anak di masyarakat maupun menghadirkan pembelajaran yang menarik di sekolah. Pendataan ATS menghadapi kendala berupa ketidaksesuaian sebagian data dan kesulitan menghubungi beberapa Ketua RT, tetapi dapat diatasi melalui koordinasi. Sementara itu, eksperimen gunung meletus mini berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Undip berupaya mendukung terciptanya pendidikan yang lebih inklusif dan merata di Desa Pengkok. Pendataan ATS diharapkan memberikan informasi yang sesuai dengan kondisi lapangan, sedangkan eksperimen sains memberikan pengalaman belajar yang aktif dan menyenangkan. Upaya tersebut mencerminkan semangat SDG 4 dalam mendukung pendidikan berkualitas, SDG 5 dalam memberikan kesempatan belajar yang setara, serta SDG 10 dalam mengurangi ketimpangan akses pendidikan, sehingga setiap anak memiliki kesempatan untuk belajar dan berkembang.

Penulis/Reporter: Rahmanita Nabila Syahira
Kontak Media/Humas Kelompok: Instagram @kkndesapengkok







