Sragen – Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) tahun 2026 melaksanakan program Sosial Kemasyarakatan (SosMas) sebagai upaya merespons permasalahan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen. Melalui program “Gerakan Edukasi Berbasis Komunitas: Strategi Inklusif untuk Pengentasan Anak Tidak Sekolah”, mahasiswa melakukan pendataan sekaligus validasi data ATS secara langsung di tingkat rukun tetangga (RT).

Kegiatan pendataan dan verifikasi dilaksanakan pada 30 Juli serta 1–2 Agustus 2026 dengan menyasar wilayah RT 14–20 Desa Pengkok. Kegiatan ini bertujuan memperoleh data yang lebih aktual mengenai keberadaan dan persebaran ATS di lapangan sehingga dapat menjadi informasi pendukung bagi pemerintah desa dalam memahami kondisi pendidikan masyarakat dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menggunakan data awal ATS yang diperoleh dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) sebagai acuan. Namun, setelah dilakukan verifikasi secara langsung, ditemukan sejumlah data yang belum sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak yang memiliki informasi langsung mengenai kondisi masyarakat di masing-masing wilayah RT.

Proses koordinasi juga menghadapi beberapa kendala, salah satunya terdapat nomor kontak Ketua RT yang sudah tidak aktif karena adanya pergantian nomor telepon. Untuk mengatasi kendala tersebut, mahasiswa melakukan koordinasi secara langsung dengan Ketua RT setempat serta mencari informasi kontak terbaru melalui Ketua RT lainnya.

Kegiatan pendataan dilakukan secara kolaboratif oleh empat mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, yaitu Amelia Kusuma Suryandari dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Aurelia Cahyaningtyas dari Akuntansi, Arjon Riantino Timoteus Silaban dari Ilmu Pemerintahan, dan Gading Maulana Pardani dari Teknik Sipil. Kolaborasi lintas disiplin ini mendukung proses pengumpulan dan pengelolaan informasi agar data yang diperoleh dapat dihimpun secara sistematis.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai keberadaan dan persebaran ATS di wilayah RT 15–20 Desa Pengkok. Hasil pendataan dan verifikasi diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih mendekati kondisi aktual di lapangan serta menjadi bahan pendukung bagi pemerintah desa dalam menentukan tindak lanjut terhadap permasalahan ATS.

Pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS)
Pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) — Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP)

Program Sosial Kemasyarakatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Pendataan dan validasi ATS menjadi salah satu langkah awal dalam mendukung terwujudnya akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan, terutama bagi anak-anak yang belum atau tidak lagi mengikuti pendidikan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Undip berharap data yang telah dihimpun dan diverifikasi dapat dimanfaatkan sebagai dasar pertimbangan dalam upaya penanganan ATS di Desa Pengkok. Dengan tersedianya data yang lebih akurat, tindak lanjut terhadap ATS diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Penulis/Reporter: Gading Maulana Pardani
PJ Program Kerja: Gading Maulana Pardani
Kontak Media/Humas: @kkndesapengkok