Runtut.com

Mahasiswa KKN Undip Rancang Bak Kompos untuk Optimalkan Pengelolaan Limbah Pertanian dan Peternakan di Desa Pengkok

Mahasiswa KKN Undip rancang bak kompos di Desa Pengkok, Sragen, untuk mengoptimalkan pengelolaan limbah jerami padi dan kotoran ayam secara berkelanjutan.

2 menit baca
6
Mahasiswa KKN Undip Rancang Bak Kompos untuk Optimalkan Pengelolaan Limbah Pertanian dan Peternakan di Desa Pengkok
Penyerahan gambar rencana bak kompos — Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro

Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan Program Kerja Multidisiplin 2 bertajuk “Perancangan dan Pembuatan Bak Kompos sebagai Sarana Pengelolaan Limbah Jerami Padi dan Kotoran Ayam di Desa Pengkok” di Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, pada 11 Agustus 2026.

Program kerja ini dilaksanakan sebagai upaya mendukung pengelolaan limbah organik yang berasal dari sektor pertanian dan peternakan di Desa Pengkok. Desa Pengkok memiliki potensi limbah berupa jerami padi hasil panen serta kotoran ayam yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kompos. Namun, belum tersedianya sarana pengomposan yang memadai menyebabkan limbah tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

Pelaksanaan kegiatan difokuskan pada perancangan gambar bak kompos sebagai tahap awal sebelum dilakukan pembangunan sarana secara fisik. Kegiatan meliputi penyusunan desain, penentuan bentuk dan ukuran, serta penggambaran komponen bak kompos yang disesuaikan dengan kebutuhan pengelolaan limbah jerami padi dan kotoran ayam di Desa Pengkok.

Dalam prosesnya, mahasiswa melakukan koordinasi dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Pengkok sebagai pihak yang berkaitan dengan pengelolaan limbah pertanian dan peternakan. Koordinasi dilakukan untuk menyesuaikan rancangan dengan kebutuhan serta kondisi pengelolaan limbah di lapangan.

Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan limbah organik menjadi bahan baku kompos. Program ini juga sejalan dengan SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim melalui upaya pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan serta SDG 15 tentang Ekosistem Daratan dalam mendukung pengelolaan lingkungan dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

Tahap perancangan telah menghasilkan gambar rencana bak kompos yang dapat digunakan sebagai acuan dalam proses pembuatan sarana fisik selanjutnya. Pembuatan bak kompos secara langsung belum dapat dilakukan pada tahap ini karena kondisi fisik mahasiswa yang masih dalam masa pemulihan pascakecelakaan lalu lintas. Meskipun demikian, pelaksanaan koordinasi dengan pihak Gapoktan Desa Pengkok berjalan dengan baik tanpa kendala.

Hasil rancangan tersebut selanjutnya diharapkan dapat menjadi dasar dalam proses pembuatan bak kompos sehingga limbah jerami padi dan kotoran ayam dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan baku kompos. Melalui program ini, pengelolaan limbah organik di Desa Pengkok diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Penulis/Reporter: Gading Maulana Pardani
PJ Program Kerja: Gading Maulana Pardani
Kontak Media/Humas: @kkndesapengkok

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 3 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 3 minggu lalu