Runtut.com

Mahasiswa KKN Undip Pasang Wayfinding System untuk Dukung Aksesibilitas Kawasan Ekonomi Desa Pengkok

Mahasiswa KKN Undip pasang wayfinding system di Desa Pengkok, Sragen, untuk memudahkan akses ke UMKM dan mendukung pengembangan kawasan ekonomi desa.

2 menit baca
6
Mahasiswa KKN Undip Pasang Wayfinding System untuk Dukung Aksesibilitas Kawasan Ekonomi Desa Pengkok
Proses pemasangan Wayfinding System sebagai Penunjang Aksesibilitas — Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro

Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan Program Kerja Multidisiplin 1 bertajuk “Perancangan Wayfinding System sebagai Penunjang Aksesibilitas Kawasan Ekonomi Desa Pengkok” di Jalan Raya Pengkok, Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, pada 16 Agustus 2026.

Program kerja ini dilaksanakan sebagai upaya mendukung pengembangan kawasan ekonomi Desa Pengkok yang memiliki berbagai potensi, seperti UMKM, sentra kuliner, fasilitas umum, dan lokasi strategis lainnya. Berbagai potensi tersebut belum sepenuhnya didukung dengan papan penunjuk arah yang memadai sehingga masyarakat maupun pengunjung masih mengalami kesulitan dalam menemukan lokasi UMKM dan kawasan ekonomi desa.

Pelaksanaan program diawali dengan observasi lapangan dan identifikasi titik strategis di sekitar Jalan Raya Pengkok. Pengamatan dilakukan untuk menentukan lokasi pemasangan yang mudah terlihat oleh pengguna jalan dengan tetap mempertimbangkan kondisi lingkungan, ketersediaan ruang, keamanan, dan aksesibilitas.

Setelah penentuan titik lokasi, mahasiswa merancang dan membuat papan penunjuk arah dengan mempertimbangkan arah, ukuran, bentuk, keterbacaan informasi, serta kondisi lokasi pemasangan. Proses tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemasangan wayfinding system di titik yang telah ditentukan.

Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa penyesuaian karena kondisi lokasi yang kurang memadai, keterbatasan ruang, serta kondisi permukaan tempat pemasangan. Penyesuaian posisi dan metode pemasangan dilakukan agar papan tetap kokoh, aman, mudah terlihat, dan tidak mengganggu pengguna jalan.

Papan penunjuk arah berhasil diselesaikan dan dipasang sebagai fasilitas penunjang aksesibilitas kawasan ekonomi Desa Pengkok. Keberadaan wayfinding system diharapkan dapat membantu masyarakat dan pengunjung menemukan lokasi UMKM dengan lebih mudah sekaligus meningkatkan keterjangkauan informasi mengenai potensi ekonomi yang dimiliki Desa Pengkok.

Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui dukungan terhadap aksesibilitas kawasan UMKM yang berpotensi meningkatkan visibilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, program ini sejalan dengan SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui penyediaan sarana penunjuk arah yang mendukung aksesibilitas dan keteraturan kawasan.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa melakukan pengecekan terhadap kekokohan, posisi, dan keterbacaan papan setelah pemasangan. Pemantauan dan perawatan juga diperlukan agar wayfinding system dapat terus berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pengunjung kawasan ekonomi Desa Pengkok secara berkelanjutan.

Penulis/Reporter: Gading Maulana Pardani
PJ Program Kerja: Gading Maulana Pardani
Kontak Media/Humas: @kkndesapengkok

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 3 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 3 minggu lalu