Jombang – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 29 UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan program pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Program bertajuk “UMKM Next Level: Penguatan Branding, Inovasi Packaging, dan Strategi Pemasaran Digital Desa Ngrimbi” tersebut menyasar pelaku usaha di lima dusun, yaitu Ngrimbi, Wonorejo, Kopen, Dadirejo, dan Mutersari.

Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan pertama, Tanpa Kemiskinan (No Poverty). Program tersebut disusun berdasarkan hasil identifikasi awal mahasiswa yang menemukan bahwa mayoritas UMKM di Desa Ngrimbi, khususnya yang bergerak di bidang makanan, minuman, dan produk olahan rumah tangga, masih menghadapi sejumlah kendala, seperti identitas merek yang belum kuat, kemasan yang kurang menarik, serta minimnya pemanfaatan media digital untuk pemasaran.

Kondisi tersebut dinilai dapat membatasi potensi pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan pelaku UMKM. Oleh karena itu, penguatan kapasitas UMKM menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing usaha sekaligus mendukung ketahanan ekonomi masyarakat desa.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi yang berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Balai Desa Ngrimbi. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan materi mengenai strategi penguatan branding, desain kemasan, serta pemasaran digital melalui media sosial dan Google Maps.

Selain itu, mahasiswa juga memberikan materi mengenai pembukuan sederhana UMKM. Materi tersebut ditujukan agar pelaku usaha dapat melakukan pencatatan keuangan secara lebih tertib dan memiliki dasar pengelolaan keuangan yang lebih baik dalam mengembangkan usaha.

Di sela kegiatan, peserta juga diminta mengisi formulir survei UMKM yang datanya akan dimuat dalam laman web desa. Sosialisasi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan unjuk produk. Lima pelaku UMKM yang merupakan perwakilan dari masing-masing dusun mendapat kesempatan untuk memperkenalkan produk usahanya di hadapan peserta.

Kelima UMKM tersebut kemudian dapat memilih salah satu manfaat pendampingan (benefit) yang telah disediakan panitia. Manfaat tersebut mencakup pembuatan logo dan identitas merek, desain ulang kemasan, pembuatan banner usaha, serta pengelolaan akun media sosial dan konten promosi.

Sebagai tambahan, seluruh UMKM terpilih juga didaftarkan ke Google Maps dan dilengkapi dengan ulasan produk agar usaha mereka lebih mudah ditemukan oleh calon konsumen secara daring.

Pendampingan ke pelaku UMKM
Pendampingan ke pelaku UMKM — Kuliah Kerja Nyata (KKN) 29 UPN “Veteran” Jawa Timur

Pendampingan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM melalui peningkatan tampilan produk, penguatan identitas usaha, serta perluasan akses pemasaran. Produk dengan tampilan yang lebih menarik dan jangkauan pasar yang lebih luas diharapkan dapat meningkatkan daya saing serta membuka peluang peningkatan omzet.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung SDGs tujuan pertama, yaitu mengentaskan kemiskinan dalam segala bentuknya. Penguatan usaha masyarakat diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga di Desa Ngrimbi.

Melalui program ini, mahasiswa KKN 29 UPN “Veteran” Jawa Timur berharap pelaku UMKM Desa Ngrimbi dapat tampil lebih kompetitif, memperluas jangkauan pasar, dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Program tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.