Tulungagung — Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang tergabung dalam program UM Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) menginisiasi Rumah Belajar Ceria, sebuah program les tambahan matematika bagi murid kelas III hingga VI SD Negeri Sumberejo Wetan, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat sore di Balai Desa Sumberejo Wetan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di wilayah tersebut.
Matematika dipilih sebagai fokus program karena masih banyak murid yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep dasarnya. Beranjak dari kondisi tersebut, mahasiswa UM BBM menghadirkan pendampingan belajar di luar jam sekolah dengan suasana yang lebih santai, menyenangkan, dan interaktif, sehingga murid dapat memahami materi kelas baru dengan lebih mudah.
Dalam pelaksanaannya, Rumah Belajar Ceria dirancang sebagai kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan selama libur semester genap untuk memberikan bekal awal kepada murid sebelum memasuki tahun ajaran baru. Program ini berfokus pada penyampaian materi-materi dasar yang akan dipelajari di jenjang kelas berikutnya, sehingga murid memiliki gambaran awal mengenai materi yang akan dihadapi saat sekolah dimulai kembali. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa menyampaikan materi secara bertahap melalui penjelasan yang interaktif, disertai contoh soal, latihan, serta pendampingan secara langsung agar murid lebih siap dan percaya diri dalam mengikuti pembelajaran di sekolah nantinya. Mahasiswa mendampingi murid meninjau kembali materi yang telah dipelajari di sekolah, mengerjakan latihan soal, hingga memberikan bimbingan secara langsung kepada murid yang masih mengalami kesulitan memahami konsep matematika.
Berbagai metode pembelajaran diterapkan agar suasana belajar tetap menarik, seperti diskusi kelompok, permainan edukatif, kuis, sesi tanya jawab, serta latihan soal yang dikemas secara interaktif. Selain itu, mahasiswa juga memberikan motivasi dan apresiasi sederhana kepada murid yang aktif serta berani menjawab pertanyaan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus mendorong keberanian murid untuk bertanya dan menyampaikan pendapat.
Sejak program berjalan, manfaat yang dirasakan tidak hanya terlihat dari meningkatnya pemahaman murid terhadap materi matematika, tetapi juga dari berkembangnya sikap dan karakter belajar mereka. Dalam jangka pendek, murid menjadi lebih mudah memahami materi yang sebelumnya dianggap sulit, lebih aktif mengikuti pembelajaran, serta lebih percaya diri saat mengerjakan tugas maupun menjawab pertanyaan.








