MUARA KELANTAN - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan kegiatan Pendampingan Pendaftaran Google Maps dan Pembuatan QRIS bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada hari Rabu, 1 Juli 2026, bertempat di Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak. Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau, yaitu Humaidi Daulay, Nabila Anggriani, Nadia Vega, Putri Khairunnisa, Bidari Nazwa Humairah, Zahra Aulia Putri, Echa Septiya, Hidayat Subhan Mahendra, Kamelia Sihombing, dan Alfina Yusnia Fibriyanti. Program kerja ini bertujuan membantu pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital melalui pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps serta penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran digital guna meningkatkan daya saing dan kualitas pelayanan usaha.
Sebelum pelaksanaan pendampingan, mahasiswa Kukerta melakukan observasi dan pendataan terhadap beberapa pelaku UMKM di Kampung Muara Kelantan. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi kondisi usaha, mengumpulkan data yang diperlukan, serta memberikan sosialisasi mengenai manfaat Google Maps dan QRIS dalam mendukung perkembangan usaha. Mahasiswa menjelaskan bahwa Google Maps dapat memudahkan pelanggan menemukan lokasi usaha sekaligus meningkatkan eksistensi usaha di platform digital. Selain itu, QRIS diperkenalkan sebagai sistem pembayaran non-tunai yang praktis, aman, dan dapat digunakan oleh berbagai aplikasi perbankan maupun dompet digital.
Selanjutnya, mahasiswa Kukerta mendampingi pelaku UMKM dalam proses pendaftaran lokasi usaha ke Google Maps. Pendampingan dilakukan mulai dari pengisian identitas usaha, penentuan titik lokasi, penambahan informasi usaha, hingga pengunggahan dokumentasi usaha. Mahasiswa juga membantu pelaku UMKM melengkapi persyaratan administrasi untuk pengajuan pembuatan QRIS kepada penyedia layanan pembayaran digital sehingga proses pengajuan dapat berjalan dengan baik.
Setelah proses pengajuan selesai dan QRIS diterbitkan, mahasiswa Kukerta kembali mengunjungi pelaku UMKM pada hari Kamis, 9 Juli 2026 untuk menyerahkan QRIS yang telah selesai diproses. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai tata cara penggunaan QRIS, mulai dari menerima pembayaran digital, memastikan transaksi berhasil, hingga penempatan kode QRIS agar mudah diakses oleh pelanggan. Penyerahan QRIS ini menjadi tahap akhir dari rangkaian kegiatan pendampingan sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan digitalisasi UMKM di Kampung Muara Kelantan.
Selama pelaksanaan kegiatan, para pelaku UMKM menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap program ini. Mereka aktif berdiskusi mengenai manfaat Google Maps dan QRIS serta menyampaikan harapan agar usaha mereka semakin dikenal oleh masyarakat luas. Pendampingan secara langsung memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pelaku usaha mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan daya saing usaha.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM di Kampung Muara Kelantan dapat memanfaatkan Google Maps sebagai media promosi digital dan QRIS sebagai metode pembayaran non-tunai yang lebih praktis, aman, dan efisien. Program ini diharapkan mampu meningkatkan jangkauan pemasaran, kualitas pelayanan kepada pelanggan, serta mendukung transformasi digital UMKM yang berkelanjutan di Kampung Muara Kelantan.







