Runtut.com

Mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau Laksanakan Pendampingan Pendaftaran Google Maps dan Pembuatan QRIS bagi UMKM di Kampung Muara Kelantan, Kabupaten Siak

Mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau mendampingi pelaku UMKM di Kampung Muara Kelantan mendaftarkan Google Maps dan membuat QRIS untuk mendukung digital

2 menit baca
16
Mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau Laksanakan Pendampingan Pendaftaran Google Maps dan Pembuatan QRIS bagi UMKM di Kampung Muara Kelantan, Kabupaten Siak
Foto bersama UMKM — Dok. Pribadi

MUARA KELANTAN - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan kegiatan Pendampingan Pendaftaran Google Maps dan Pembuatan QRIS bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada hari Rabu, 1 Juli 2026, bertempat di Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak. Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau, yaitu Humaidi Daulay, Nabila Anggriani, Nadia Vega, Putri Khairunnisa, Bidari Nazwa Humairah, Zahra Aulia Putri, Echa Septiya, Hidayat Subhan Mahendra, Kamelia Sihombing, dan Alfina Yusnia Fibriyanti. Program kerja ini bertujuan membantu pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital melalui pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps serta penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran digital guna meningkatkan daya saing dan kualitas pelayanan usaha.

Sebelum pelaksanaan pendampingan, mahasiswa Kukerta melakukan observasi dan pendataan terhadap beberapa pelaku UMKM di Kampung Muara Kelantan. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi kondisi usaha, mengumpulkan data yang diperlukan, serta memberikan sosialisasi mengenai manfaat Google Maps dan QRIS dalam mendukung perkembangan usaha. Mahasiswa menjelaskan bahwa Google Maps dapat memudahkan pelanggan menemukan lokasi usaha sekaligus meningkatkan eksistensi usaha di platform digital. Selain itu, QRIS diperkenalkan sebagai sistem pembayaran non-tunai yang praktis, aman, dan dapat digunakan oleh berbagai aplikasi perbankan maupun dompet digital.

Selanjutnya, mahasiswa Kukerta mendampingi pelaku UMKM dalam proses pendaftaran lokasi usaha ke Google Maps. Pendampingan dilakukan mulai dari pengisian identitas usaha, penentuan titik lokasi, penambahan informasi usaha, hingga pengunggahan dokumentasi usaha. Mahasiswa juga membantu pelaku UMKM melengkapi persyaratan administrasi untuk pengajuan pembuatan QRIS kepada penyedia layanan pembayaran digital sehingga proses pengajuan dapat berjalan dengan baik.

Setelah proses pengajuan selesai dan QRIS diterbitkan, mahasiswa Kukerta kembali mengunjungi pelaku UMKM pada hari Kamis, 9 Juli 2026 untuk menyerahkan QRIS yang telah selesai diproses. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai tata cara penggunaan QRIS, mulai dari menerima pembayaran digital, memastikan transaksi berhasil, hingga penempatan kode QRIS agar mudah diakses oleh pelanggan. Penyerahan QRIS ini menjadi tahap akhir dari rangkaian kegiatan pendampingan sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan digitalisasi UMKM di Kampung Muara Kelantan.

Selama pelaksanaan kegiatan, para pelaku UMKM menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap program ini. Mereka aktif berdiskusi mengenai manfaat Google Maps dan QRIS serta menyampaikan harapan agar usaha mereka semakin dikenal oleh masyarakat luas. Pendampingan secara langsung memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pelaku usaha mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan daya saing usaha.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM di Kampung Muara Kelantan dapat memanfaatkan Google Maps sebagai media promosi digital dan QRIS sebagai metode pembayaran non-tunai yang lebih praktis, aman, dan efisien. Program ini diharapkan mampu meningkatkan jangkauan pemasaran, kualitas pelayanan kepada pelanggan, serta mendukung transformasi digital UMKM yang berkelanjutan di Kampung Muara Kelantan.


Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 hari lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 4 hari lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 6 hari lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 2 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu