Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 39 dari Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya menyelenggarakan program kerja REPACK (Rebranding Packaging) bertema Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Pembuatan Logo pada Kamis, 9 Juli 2026, di Gedung Serbaguna Balai Desa Pagedangan. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Pagedangan sebagai bentuk edukasi mengenai pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung pengembangan usaha di era digital.

Program REPACK bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, mengenai pemanfaatan AI sebagai alat yang dapat membantu proses pembuatan logo usaha secara mudah, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan, tanpa harus menggunakan jasa desainer.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Koordinator Desa KKN Pagedangan yaitu Hannyfa Indah Pujaningrum, Ketua PKK Desa Pagedangan yaitu Ibu Sri Wilujeng, serta Kepala Desa Pagedangan yaitu Bapak Surono. Dalam sambutannya, Kepala Desa menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Universitas Brawijaya atas terselenggaranya program REPACK. Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru kepada masyarakat mengenai pemanfaatan AI untuk mendukung perkembangan usaha, khususnya dalam membuat identitas visual berupa logo secara mandiri.

Memasuki sesi utama, penanggung jawab program, Melisa Anjar Dwi Sulistiani, menyampaikan materi mengenai penggunaan AI dalam pembuatan logo. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya branding bagi sebuah usaha, pengertian dan fungsi logo, pengenalan Artificial Intelligence (AI), berbagai platform AI yang dapat dimanfaatkan untuk mendesain logo, serta teknik menyusun prompt yang efektif agar menghasilkan desain sesuai dengan keinginan pengguna.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi demonstrasi menggunakan telepon genggam masing-masing melalui platform AI, yaitu ChatGPT. Pada sesi ini, pemateri memandu peserta secara bertahap, mulai dari mencari situs ChatGPT melalui google, membuat akun, hingga menyusun prompt yang tepat untuk menghasilkan desain logo. Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan yang dijelaskan. Beberapa panitia turut mendampingi peserta secara langsung agar seluruh peserta dapat mencoba membuat logo melalui perangkat masing-masing. Salah satu peserta bahkan langsung mempraktikkan pembuatan logo untuk usaha parfum yang sedang dijalankannya.

Pemaparan materi
Pemaparan materi — Dok. Pribadi

Antusiasme peserta semakin terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari proses pembuatan logo menggunakan ChatGPT hingga cara menambahkan foto diri ke dalam desain logo. Sebagai evaluasi sekaligus bentuk apresiasi terhadap peserta, panitia juga mengadakan kuis interaktif dengan pemberian doorprize bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.

Melalui program REPACK, mahasiswa KKN Kelompok 39 FSTeM Universitas Brawijaya berharap masyarakat Desa Pagedangan mampu memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana pendukung dalam mengembangkan usaha. Pemanfaatan AI diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dan ibu-ibu PKK dalam membuat logo yang menarik, sesuai dengan identitas usaha, serta meningkatkan daya saing produk di era digital. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung transformasi digital masyarakat dengan menjadikan AI sebagai teknologi yang mudah diakses, bermanfaat, dan dapat dimanfaatkan secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.