Runtut.com

Dari Ruang Belajar untuk Bumi: Kelompok KKN 103 UIN Sunan Ampel Surabaya Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini

Mahasiswa KKN 103 UINSA menggelar bimbingan belajar bertema cinta lingkungan di Desa Wonosari, Pasuruan, untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.

2 menit baca
8
Dari Ruang Belajar untuk Bumi: Kelompok KKN 103 UIN Sunan Ampel Surabaya Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini
Diskusi Kegiatan — Dok. Pribadi

PASURUAN - Mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 103 UIN Sunan Ampel Surabaya menyelenggarakan bimbingan belajar (bimbel) bertema "Cinta Lingkungan" pada Jumat, 3 Juli 2026, di Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini melalui pembelajaran yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan anak-anak.

Bimbingan belajar dikemas secara interaktif dan menarik dengan membagi peserta ke dalam tiga kelompok berdasarkan usia dan tingkat pendidikan. Setiap kelompok memperoleh materi dan media pembelajaran yang berbeda agar proses belajar lebih menarik serta mudah dipahami.

Pada kelompok Taman Kanak-Kanak (TK), mahasiswa memperkenalkan bagian-bagian tumbuhan menggunakan media tempel. Anak-anak diajak mengenal akar, batang, daun, bunga, dan buah melalui kegiatan menempel gambar pada tempat yang sesuai. Aktivitas ini tidak hanya melatih kemampuan mengenal bagian tumbuhan, tetapi juga menumbuhkan rasa sayang terhadap tanaman sebagai bagian dari lingkungan.

Sementara itu, kelompok Sekolah Dasar (SD) kelas 1 dan 2 mempelajari jenis-jenis sampah melalui media tempel. Peserta diminta mengelompokkan gambar sampah ke dalam kategori yang tepat, yakni sampah organik dan anorganik. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak dikenalkan pentingnya memilah sampah sejak dini sebagai langkah sederhana dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Adapun peserta SD kelas 3 hingga kelas 6 mengikuti pembelajaran dengan menganalisis berbagai pernyataan tentang lingkungan. Mereka berdiskusi untuk menentukan apakah suatu perilaku mencerminkan sikap peduli atau tidak peduli terhadap lingkungan, kemudian memberikan alasan atas jawaban yang dipilih. Kegiatan ini bertujuan melatih kemampuan berpikir kritis sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Selama kegiatan berlangsung, anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran. Suasana belajar yang interaktif membuat peserta aktif bertanya, berdiskusi, dan menyelesaikan setiap tugas yang diberikan oleh mahasiswa KKN. Penggunaan media pembelajaran yang sederhana namun menarik juga membantu peserta memahami materi dengan lebih mudah.

"Kegiatan KKN ini baru pertama kali di Desa Wonosari. Saya harap kegiatan bimbingan belajar dapat memberikan manfaat karena anak-anak yang biasanya hanya bermain-main, tetapi dengan adanya kegiatan bimbel ini mereka disibukkan dengan kegiatan yang lebih positif. Saya juga mempersilakan mahasiswa KKN untuk menggunakan tempat saya untuk kegiatan positif lainnya," ujar Bapak Saiful, selaku warga Desa Wonosari.

Melalui bimbingan belajar bertema cinta lingkungan ini, mahasiswa KKN Kelompok 103 UIN Sunan Ampel Surabaya berharap dapat menanamkan kebiasaan baik kepada anak-anak sejak usia dini. Kesadaran untuk mencintai dan menjaga lingkungan diharapkan tidak hanya diterapkan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, maupun lingkungan sekitar.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 18 jam lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 4 hari lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 5 hari lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 1 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 2 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu