Boyolali – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro memperkenalkan kaligrafi Jepang (shodou) kepada siswa sekolah dasar di Desa Pelemrejo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali. Kegiatan yang dilaksanakan pada 31 Juli 2026 tersebut bertujuan melatih konsentrasi, kesabaran, dan motorik halus siswa melalui pengenalan budaya Jepang.

Program ini berlangsung di SD Pelemrejo dan dilaksanakan oleh Raja Asadeal Udaya, Koordinator Desa Tim KKN sekaligus mahasiswa Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengajarkan teknik dasar menulis karakter Jepang menggunakan alat tulis sederhana seperti pensil, pulpen, dan spidol.

Siswa diperkenalkan dengan karakter Jepang dasar, seperti 一 (ichi — satu), 二 (ni — dua), dan 三 (san — tiga). Selain itu, mereka juga belajar menulis nama masing-masing menggunakan huruf katakana.

Raja menjelaskan alasan pemilihan shodou sebagai materi kegiatan di SD Pelemrejo.

“Kaligrafi Jepang atau shodou tidak hanya mengajarkan cara menulis karakter Jepang, tetapi juga membantu siswa untuk fokus, sabar, dan teliti. Dengan menggunakan alat tulis yang sering mereka gunakan, anak-anak lebih percaya diri dan tidak kewalahan,” ujar Raja.

Para siswa menunjukkan antusiasme selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti arahan untuk menulis karakter Jepang dengan teliti dan merasa bangga ketika berhasil menuliskan nama masing-masing menggunakan katakana. Salah seorang siswa mengungkapkan kegembiraannya setelah mendapatkan pengalaman belajar yang baru.

“Aku jadi tahu cara menulis namaku pakai bahasa anime! Seru banget, Kak!” ujar siswa SD Pelemrejo.

Pihak sekolah turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Salah seorang guru SD Pelemrejo menyampaikan terima kasih atas kehadiran mahasiswa KKN dan berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan.

“Anak-anak sangat semangat dan mendapatkan pengalaman yang baru. Semoga kegiatan seperti ini bisa berlanjut agar anak-anak mendapatkan wawasan yang lebih luas,” ujarnya.

Praktek penulisan kaligrafi jepang
Praktek penulisan kaligrafi jepang — KKN UNDIP Tim-II Kec. Andong, Kab. Boyolali Kelompok 5

Setelah kegiatan selesai, siswa menunjukkan karya yang telah dibuat dan mengikuti sesi dokumentasi bersama. Dokumentasi tersebut diharapkan dapat menjadi kenang-kenangan bagi siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap siswa SD Pelemrejo tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru mengenai budaya Jepang, tetapi juga belajar menerapkan nilai-nilai positif seperti kesabaran, ketelitian, dan kepercayaan diri dalam mencoba hal-hal baru.