Runtut.com

Mahasiswa KKN UNDIP Angkat Filosofi Jepang "Mottainai" dalam Video Edukasi Pengelolaan Sampah Organik di Desa Pelemrejo

Mahasiswa KKN Undip edukasi warga Desa Pelemrejo, Boyolali, melalui video pengelolaan sampah organik berbasis filosofi Jepang mottainai dan komposter sederhana.

2 menit baca
5
Mahasiswa KKN UNDIP Angkat Filosofi Jepang "Mottainai" dalam Video Edukasi Pengelolaan Sampah Organik di Desa Pelemrejo
Dokumentasi bersama — KKN Tim-II Universitas Diponegoro

Boyolali – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro menghasilkan video edukasi mengenai pengelolaan sampah organik dengan menggunakan filosofi mottainai dari Jepang sebagai pesan moral. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik untuk mengurangi volume sampah di Desa Pelemrejo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali.

Video edukasi tersebut dibuat oleh Raja Asadeal Udaya, Koordinator Desa Tim KKN sekaligus mahasiswa Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro. Dalam video tersebut, dijelaskan bahwa mottainai merupakan prinsip yang mengajarkan untuk tidak menyia-nyiakan sesuatu yang masih dapat dimanfaatkan serta menghargai setiap benda. Filosofi tersebut kemudian dikaitkan dengan pengolahan sampah organik menjadi kompos menggunakan komposter sederhana.

Raja menjelaskan alasan pemilihan filosofi mottainai sebagai bagian dari materi edukasi di Desa Pelemrejo.

“Mottainai adalah filosofi yang mengajarkan kita untuk tidak membuang sesuatu yang masih bisa digunakan kembali. Sampah organik dari sisa dapur dan sisa pertanian bisa dibuat menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi tanaman. Jadi, sayang sekali jika dibakar atau dibuang begitu saja,” ujar Raja.

Video edukasi tersebut memuat narasi dan visual mengenai cara membuat komposter sederhana serta manfaatnya bagi lingkungan dan sektor pertanian. Video tersebut juga telah diunggah ke YouTube agar dapat diakses masyarakat secara lebih luas.

Dokumentasi bersama
Dokumentasi bersama — KKN Tim-II Universitas Diponegoro

Selain melalui video, materi edukasi tersebut juga dimuat dalam situs web yang dibuat oleh mahasiswa Program Studi Informatika. Situs tersebut menjadi media informasi yang dapat dimanfaatkan warga untuk mempelajari cara membuat komposter sederhana secara mandiri.

Ketua PKK Desa Pelemrejo turut memberikan apresiasi terhadap program tersebut.

“Alhamdulillah, program yang dibawakan oleh mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berjalan dengan lancar. Semoga bermanfaat bagi warga masyarakat Desa Pelemrejo,” ujarnya.

Video edukasi tersebut diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Pelemrejo dalam mengelola sampah organik. Selain membantu mengurangi volume sampah yang selama ini dibakar atau dibuang, pengolahan sampah organik menjadi kompos juga berpotensi mendukung sektor pertanian yang menjadi salah satu mata pencaharian utama masyarakat Desa Pelemrejo.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 1 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 3 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 3 minggu lalu