Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) memberikan edukasi mengenai pembukuan rumah tangga sederhana kepada ibu-ibu rumah tangga di Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen. Kegiatan yang dilaksanakan secara door to door tersebut merupakan bagian dari Tema Multidisiplin 2, “Pengembangan Inovasi Desa Berbasis Optimalisasi Potensi Lokal dan Penguatan Kapasitas Masyarakat Menuju Desa Pengkok yang Produktif dan Berkelanjutan”.
Program ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi yang menunjukkan bahwa sebagian masyarakat belum terbiasa mencatat pemasukan dan pengeluaran rumah tangga secara rutin. Kondisi tersebut dapat menyulitkan keluarga dalam mengetahui kondisi keuangan, mengendalikan pengeluaran, serta menentukan prioritas kebutuhan.
Untuk menjawab kondisi tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai manfaat pembukuan rumah tangga, cara mencatat pemasukan dan pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menyusun anggaran sederhana. Materi disampaikan melalui edukasi dan diskusi secara langsung sehingga peserta dapat mengaitkannya dengan kondisi keuangan keluarga masing-masing.
“Kegiatan ini membantu kami memahami bahwa mengatur keuangan rumah tangga tidak harus dilakukan dengan cara yang sulit. Dengan adanya pencatatan sederhana, kami jadi lebih mengetahui pemasukan dan pengeluaran serta dapat mengatur kebutuhan keluarga dengan lebih baik,” ujar Ibu Kusnia, Sekretaris PKK Desa Pengkok.
Selain penyampaian materi, mahasiswa juga menyusun dan membagikan Modul Pembukuan Rumah Tangga Sederhana kepada peserta. Modul tersebut memuat materi dan contoh pencatatan yang dapat digunakan sebagai panduan dalam mengelola keuangan keluarga secara mandiri.
Pemberian edukasi dan modul mendapat respons positif dari peserta. Ibu-ibu rumah tangga memperoleh pemahaman bahwa pembukuan sederhana tidak hanya berfungsi untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga dapat membantu keluarga mengendalikan penggunaan pendapatan dan menentukan kebutuhan yang perlu diprioritaskan.








