Sragen – Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Desa Pengkok melaksanakan program kerja Multidisiplin 2 bertajuk “Optimalisasi Pengelolaan Persediaan Hasil Usaha Tani, Posyandu, dan PKK melalui Penerapan Kartu Stok Sederhana” di Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, pada Selasa, 4 Agustus 2026. Program ini bertujuan membantu masyarakat menerapkan pencatatan persediaan yang sederhana, tertib, dan mudah digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

Kegiatan ini diinisiasi berdasarkan kebutuhan masyarakat terhadap sistem pencatatan persediaan yang lebih terorganisasi. Pengelolaan berbagai barang yang digunakan dalam kegiatan usaha tani, Posyandu, maupun PKK memerlukan pencatatan agar jumlah barang masuk, barang keluar, dan persediaan yang tersisa dapat diketahui dengan lebih mudah.

Melalui program ini, mahasiswa KKN memperkenalkan kartu stok sederhana sebagai alat bantu pencatatan persediaan. Format kartu stok dibuat praktis sehingga dapat digunakan masyarakat tanpa membutuhkan sistem administrasi yang rumit.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai fungsi dan manfaat kartu stok. Mahasiswa kemudian memberikan contoh cara mencatat barang masuk, barang keluar, dan jumlah persediaan yang tersedia. Peserta juga mendapatkan pendampingan agar dapat memahami penerapan kartu stok sesuai dengan kebutuhan masing-masing kegiatan.

Penerapan kartu stok dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi persediaan tanpa harus melakukan pengecekan berulang secara manual. Dalam kegiatan usaha tani, pencatatan dapat membantu memantau barang atau kebutuhan yang digunakan dalam kegiatan usaha. Sementara itu, bagi Posyandu dan PKK, kartu stok dapat digunakan untuk membantu mengelola berbagai perlengkapan dan kebutuhan kegiatan.

Penyerahan modul pencatatan
Penyerahan modul pencatatan — Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro

Selain memberikan solusi administratif, program ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat Universitas Diponegoro melalui penerapan pengetahuan mahasiswa dalam bidang administrasi dan pengelolaan persediaan. Kegiatan tersebut juga mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan efisiensi pengelolaan kegiatan ekonomi masyarakat serta SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pencatatan dan pemantauan penggunaan persediaan secara lebih terencana.

Melalui program Multidisiplin 2, mahasiswa KKN berharap kartu stok dapat terus digunakan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penerapan sistem pencatatan sederhana tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun pengelolaan persediaan yang lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan di Desa Pengkok.