Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Kelompok 96 melaksanakan program kerja berupa sosialisasi rencana pengembangan diri kepada siswa MI Nurul Islam Ketro, Kabupaten Sragen. Kegiatan yang dilaksanakan pada 5 Agustus 2026 tersebut menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk mengenali potensi, minat, bakat, serta kemampuan yang dimiliki sejak usia sekolah dasar.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Sosialisasi Rencana Pengembangan Diri Siswa untuk Mengenali Potensi, Minat, dan Bakat Sejak Dini”. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya mengenali diri sendiri sekaligus membantu mereka menyusun rencana sederhana untuk mengembangkan kemampuan sesuai dengan minat dan potensi masing-masing.
Materi yang diberikan meliputi pengenalan diri, potensi dan kelebihan yang dimiliki, minat dan bakat, cita-cita, serta pentingnya memiliki tujuan dan rencana untuk mencapai cita-cita. Siswa juga diberikan pemahaman bahwa setiap individu memiliki kemampuan dan kelebihan yang berbeda sehingga tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan melibatkan siswa melalui pertanyaan, diskusi, serta contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Siswa diajak mengenali berbagai kegiatan yang mereka sukai dan kemampuan yang dimiliki, seperti menggambar, membaca, berhitung, berolahraga, berbicara di depan umum, bekerja sama, maupun kegiatan lainnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan dilengkapi dengan sesi tanya jawab dan aktivitas sederhana mengenai pengenalan potensi diri. Siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan cita-cita serta menceritakan kegiatan yang mereka sukai. Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan keberanian siswa dalam mengenali dan mengungkapkan potensi yang dimiliki.
Pelaksana program kerja menyampaikan bahwa pengembangan diri perlu dikenalkan sejak usia sekolah agar siswa dapat memahami kelebihan dan kekurangan diri serta memiliki motivasi untuk terus belajar dan berkembang.
“Setiap siswa memiliki potensi dan kelebihan masing-masing. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu siswa untuk lebih percaya diri dalam mengenali kemampuan yang mereka miliki dan mulai menyusun langkah sederhana untuk mengembangkan potensi tersebut,” ujar pelaksana kegiatan.

Sebagai bentuk praktik, siswa kemudian diajak membuat rencana pengembangan diri sederhana. Siswa dapat menuliskan cita-cita, hal yang disukai, kemampuan yang dimiliki, serta usaha yang dapat dilakukan untuk mencapai cita-cita tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa memiliki gambaran mengenai langkah yang dapat dilakukan untuk mengembangkan diri.
Sosialisasi tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif bagi siswa. Melalui kegiatan pengenalan diri dan penyusunan rencana sederhana, siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pengembangan diri, tetapi juga didorong untuk memiliki sikap percaya diri, bertanggung jawab, serta motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 96 berharap siswa MI Nurul Islam Ketro dapat semakin mengenali potensi, minat, dan bakat yang dimiliki serta memiliki motivasi untuk mengembangkan kemampuan tersebut. Rencana pengembangan diri yang dikenalkan sejak dini diharapkan dapat membantu siswa menentukan tujuan, membangun kepercayaan diri, dan mempersiapkan diri untuk meraih cita-cita di masa depan.







