Sukabumi – Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB Tahun 2026 merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mahasiswa melalui berbagai program sesuai dengan kebutuhan desa. Salah satu program kerja KKN-T IPB Kelompok 14 Sukabumi di Desa Citarik adalah pelatihan pembuatan bio-enzyme yang bertujuan mengajak masyarakat, khususnya ibu-ibu Desa Citarik, memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat sekaligus mengurangi jumlah sampah organik.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 17 Juli 2026 di Aula Kantor Desa Citarik dan diikuti oleh ibu-ibu Desa Citarik. Sebelum penyampaian materi, peserta terlebih dahulu mengerjakan pretest untuk mengetahui tingkat pemahaman awal mengenai pengelolaan sampah organik dan bio-enzyme.
Selanjutnya, tim KKN menyampaikan materi yang dibawakan oleh penanggung jawab kegiatan, Tsanjani Fasya dan Wisnu Batara, mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik serta manfaat bio-enzyme bagi lingkungan dan kebutuhan rumah tangga. Bio-enzyme dibuat melalui proses fermentasi sederhana menggunakan kulit buah, sisa sayuran, bahan organik lainnya yang tidak digunakan, gula merah atau molase, dan air. Hasil fermentasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai cairan pembersih alami, penghilang bau, pupuk cair, serta membantu menjaga kebersihan lingkungan.

Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti praktik pembuatan bio-enzyme secara langsung. Tim KKN-T IPB Kelompok 14 Sukabumi mendampingi peserta mulai dari proses pencampuran bahan hingga cara menyimpan dan merawat larutan selama masa fermentasi. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya mengenai proses pembuatan maupun pemanfaatan bio-enzyme di rumah hingga seluruh tahapan dapat dipahami dengan baik.
Di akhir kegiatan, peserta mengerjakan posttest untuk mengetahui peningkatan pemahaman setelah menerima materi dan mengikuti praktik. Hasil pretest dan posttest diharapkan dapat menjadi gambaran mengenai efektivitas kegiatan edukasi yang telah diberikan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program bio-enzyme, tim KKN-T IPB Kelompok 14 Sukabumi juga menyerahkan hasil bio-enzyme yang telah dibuat sebelumnya kepada Ibu Kepala Desa Citarik sebagai perwakilan pemerintah desa. Penyerahan tersebut dilakukan oleh penanggung jawab kegiatan, Tsanjani Fasya, sebagai simbol bahwa produk bio-enzyme dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Citarik.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya mengelola sampah organik dan mampu menerapkan pembuatan bio-enzyme secara mandiri. Selain mengurangi limbah rumah tangga, kegiatan ini juga memberikan alternatif produk yang ramah lingkungan, mudah dibuat, dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Ilmu yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan di rumah serta dibagikan kepada masyarakat lainnya sehingga manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas.







