Blitar – Mahasiswa FISIP Bakti Desa (FBD) Kelompok 56 Universitas Brawijaya melaksanakan pendampingan kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 di MI Islamiyah Soso pada 13–18 Juli 2026.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa mengimplementasikan program kerja bertajuk “Generasi Emas” sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kreativitas, karakter, serta kemampuan peserta didik melalui berbagai kegiatan edukatif, interaktif, dan menyenangkan.
Rangkaian kegiatan diawali pada Senin, 13 Juli 2026, yang menandai dimulainya kegiatan MATAMUDA Tahun Ajaran 2026/2027 sekaligus pelaksanaan Program Generasi Emas di MI Islamiyah Soso. Pada hari pertama, mahasiswa FBD Kelompok 56 melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan wali kelas sebagai persiapan pelaksanaan program serta mendampingi berbagai rangkaian kegiatan MATAMUDA agar berjalan tertib dan lancar.
Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan kegiatan pendampingan pembelajaran di RA Perwanida Soso selama tiga hari berturut-turut, yakni pada 13–15 Juli 2026.
Memasuki hari kedua, Selasa, 14 Juli 2026, kegiatan diisi dengan Sosialisasi Anti-Bullying. Para siswa mengikuti penyampaian materi mengenai anti-bullying yang dipadukan dengan pemutaran video edukatif sehingga materi dapat dipahami dengan lebih mudah dan menarik. Suasana pembelajaran semakin hidup melalui kegiatan bernyanyi bersama lagu bertema anti-bullying sebelum acara ditutup.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar siswa tidak hanya memahami pengertian dan dampak perundungan, tetapi juga mampu menerapkan sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Pada Rabu, 15 Juli 2026, mahasiswa FBD Kelompok 56 melaksanakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang dilanjutkan dengan praktik Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Materi wawasan kebangsaan disampaikan secara komunikatif untuk menanamkan nilai cinta tanah air, persatuan, dan semangat kebangsaan kepada siswa. Setelah itu, siswa mengikuti praktik PBB sebagai bentuk implementasi nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kerja sama dalam kelompok.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada Kamis, 16 Juli 2026, yang dikhususkan bagi siswa kelas I hingga III melalui kegiatan Pohon Cita-Cita. Kegiatan diawali dengan fasilitator yang mengajak siswa berdiskusi mengenai berbagai macam cita-cita dan profesi yang mereka kenal. Siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan impian masing-masing.
Dalam proses diskusi, fasilitator juga memberikan pertanyaan mengenai alasan siswa memilih cita-cita tersebut serta hal-hal yang perlu dilakukan untuk dapat mencapainya. Pendekatan tersebut dilakukan agar siswa tidak hanya menyebutkan cita-cita, tetapi juga mulai memahami pentingnya usaha dan proses untuk mewujudkan impian.
Setelah itu, siswa menuangkan impian mereka ke dalam media Pohon Cita-Cita yang telah disiapkan. Dengan penuh antusias, siswa menuliskan cita-cita sekaligus menghias karya sesuai dengan kreativitas masing-masing. Para siswa juga diberikan kesempatan untuk mempresentasikan cita-cita mereka di depan teman-teman. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk berani berbicara, mengekspresikan diri, dan membangun rasa percaya diri sejak dini.

Pada Jumat, 17 Juli 2026, kegiatan berlanjut untuk siswa kelas IV hingga VI melalui eksperimen sederhana mengenai rangkaian listrik paralel. Kegiatan diawali dengan pengenalan singkat mengenai rangkaian listrik paralel. Fasilitator menjelaskan konsep dasar, komponen yang digunakan, serta cara kerja rangkaian tersebut dengan bahasa yang mudah dipahami siswa.
Setelah mendapatkan penjelasan, siswa diajak menyaksikan video tutorial yang menunjukkan langkah-langkah pembuatan rangkaian listrik paralel. Video tersebut menjadi panduan bagi siswa sebelum mereka mencoba membuat rangkaian secara langsung bersama kelompok masing-masing.

Kegiatan berlangsung secara interaktif karena siswa tidak hanya mengikuti langkah percobaan, tetapi juga berdiskusi dan mencari solusi ketika menemukan kendala selama proses berlangsung. Melalui praktik tersebut, konsep rangkaian listrik yang sebelumnya dipelajari secara teori dapat dipahami melalui pengalaman langsung.
Sebagai penutup kegiatan hari itu, siswa bersama-sama melakukan latihan yel-yel. Aktivitas ini menambah suasana ceria sekaligus melatih kreativitas, kekompakan, dan semangat kebersamaan antarsiswa.
Sebagai puncak kegiatan, Sabtu, 18 Juli 2026, dilaksanakan acara penutupan Program Generasi Emas. Acara dibuka secara resmi, kemudian dilanjutkan dengan berbagai penampilan bakat dari para siswa. Selain menampilkan bakat individu, setiap kelas juga menampilkan yel-yel yang telah mereka persiapkan bersama.
Penampilan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap kreativitas, kekompakan, serta keberanian siswa dalam menampilkan hasil latihan mereka di hadapan seluruh peserta dan guru. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif peserta selama mengikuti Program Generasi Emas, mahasiswa FBD Kelompok 56 menyelenggarakan sesi awarding yang dilanjutkan dengan dokumentasi bersama sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan.

Pelaksanaan Program Generasi Emas menunjukkan komitmen mahasiswa FBD Kelompok 56 Universitas Brawijaya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar melalui kegiatan yang inovatif, partisipatif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik.
Melalui sinergi antara mahasiswa FBD Kelompok 56, pihak MI Islamiyah Soso, tenaga pendidik, dan seluruh peserta didik, Program Generasi Emas diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi proses pembelajaran di sekolah.
Program ini menjadi wujud kontribusi Universitas Brawijaya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, melalui pemberdayaan pendidikan sebagai fondasi dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang kreatif, berkarakter, dan adaptif terhadap tantangan masa depan.







