Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Kelompok 96 melaksanakan program kerja individu berupa edukasi literasi keuangan dasar melalui gerakan menabung kepada siswa kelas V SD Negeri 1 Ketro, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini dilaksanakan pada 30 Juli 2026 dengan tujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pengelolaan keuangan sederhana serta menumbuhkan kebiasaan menabung sejak dini.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Edukasi Literasi Keuangan Dasar melalui Gerakan Menabung bagi Siswa Sekolah Dasar”. Materi yang diberikan meliputi pengenalan pemasukan, pengeluaran, kebutuhan, keinginan, serta pentingnya menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan melibatkan siswa melalui pertanyaan dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Siswa diajak memahami penggunaan uang saku melalui contoh sederhana, seperti menentukan uang yang digunakan untuk membeli kebutuhan dan jumlah yang dapat disisihkan sebagai tabungan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi dan kuis berhadiah. Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan antusiasme siswa sekaligus mengetahui sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan.
Pelaksana program kerja, Rina Lestari, menyampaikan bahwa pengenalan literasi keuangan perlu dilakukan sejak usia sekolah dasar agar siswa terbiasa mengelola uang secara bijak.
“Menabung bukan hanya tentang menyimpan uang, tetapi juga belajar mengelola uang dengan bijak. Melalui kegiatan ini, saya ingin mengenalkan kepada siswa bahwa uang saku dapat digunakan sesuai kebutuhan dan sebagian dapat disisihkan untuk ditabung,” ujar Rina.
Sebagai bentuk praktik, siswa kemudian diberikan lembar catatan tabungan. Melalui lembar tersebut, siswa dapat mencatat jumlah uang yang mereka sisihkan untuk ditabung setiap hari. Praktik ini diharapkan dapat membantu siswa membangun kebiasaan menabung sekaligus mengenalkan pencatatan keuangan sederhana.
Kegiatan edukasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembuatan celengan dari botol bekas yang dilakukan secara kolaboratif bersama mahasiswa KKN dari Program Studi PGSD. Pembuatan celengan menjadi kegiatan pendukung untuk mempraktikkan kebiasaan menabung sekaligus memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.

Kolaborasi antara edukasi literasi keuangan dan pembuatan celengan tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif bagi siswa. Setelah memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mengelola uang dan menabung, siswa dapat langsung memiliki media yang dapat digunakan untuk memulai kebiasaan menabung.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 96 berharap siswa SD Negeri 1 Ketro dapat memahami pentingnya mengelola uang saku sejak dini serta mulai membiasakan diri menyisihkan sebagian uang untuk ditabung. Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan dapat membentuk sikap hemat, disiplin, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.







