Nyanglan, 11 Agustus 2026 – Jogging Track Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, kini dilengkapi denah jalur yang dibuat dan diserahkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Desa Nyanglan Periode XXXIII Universitas Udayana Tahun 2026. Denah tersebut ditempatkan di area start point sebagai sarana informasi bagi masyarakat dan pengunjung yang melintasi kawasan tersebut.

Penyerahan denah dilakukan pada Selasa, 11 Agustus 2026 sebagai bagian dari program kerja mahasiswa KKN-PPM Desa Nyanglan dalam mendukung pengembangan ruang publik sekaligus meningkatkan potensi wisata berbasis alam di Desa Nyanglan. Keberadaan denah diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih lengkap mengenai lintasan jogging track sehingga memudahkan masyarakat maupun wisatawan dalam menikmati kawasan tersebut.

Koordinator KKN-PPM Desa Nyanglan, Bayu, mengatakan bahwa pembuatan denah bertujuan memberikan informasi yang lebih jelas mengenai arah lintasan, lokasi start point, end point, serta beberapa titik penting yang dapat dinikmati oleh pengunjung selama berada di kawasan jogging track.

"Harapannya, denah ini dapat membantu masyarakat maupun pengunjung yang datang pertama kali agar lebih mudah mengenali jalur dan menikmati kawasan jogging track dengan nyaman," ujarnya.

Lintasan jogging track ini mulai dikenal sebagai tempat berjalan santai, berlari, sekaligus menikmati panorama alam pedesaan. Pada pagi hari, kawasan ini menjadi lokasi favorit masyarakat untuk menikmati keindahan matahari terbit (sunrise), sedangkan pada sore hari pengunjung dapat menikmati matahari terbenam (sunset) dengan latar belakang persawahan yang hijau dan suasana pedesaan yang masih alami.

Denah yang dipasang memuat informasi lengkap mengenai Jogging Track Desa Nyanglan dengan panjang lintasan sekitar 1,6 kilometer. Jalur jogging ditampilkan menggunakan garis berwarna merah yang membentang di tengah hamparan persawahan Desa Nyanglan, sedangkan batas wilayah desa ditunjukkan dengan garis oranye putus-putus. Selain itu, denah juga dilengkapi dengan penanda start point dan end point, inset lokasi Desa Nyanglan di wilayah Kecamatan Banjarangkan, arah mata angin, skala peta, koordinat geografis, serta legenda sebagai panduan bagi masyarakat dan pengunjung dalam memahami rute yang akan dilalui. Beberapa dokumentasi kondisi lintasan juga ditampilkan pada denah untuk memberikan gambaran suasana kawasan jogging track yang asri dan alami.

Pemerintah Desa Nyanglan menyambut baik kontribusi tersebut. Perbekel Desa Nyanglan, I Nyoman Setemer menilai keberadaan denah informasi menjadi pelengkap penting bagi fasilitas jogging track yang kini semakin ramai dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang publik untuk berolahraga dan bersantai.

Melalui penyediaan denah jalur tersebut, mahasiswa KKN-PPM Desa Nyanglan berharap masyarakat maupun wisatawan dapat memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai lintasan Jogging Track Desa Nyanglan, sehingga fasilitas ini semakin nyaman dimanfaatkan serta mendukung upaya Pemerintah Desa Nyanglan dalam mengembangkan kawasan sebagai ruang publik yang informatif, edukatif, dan memiliki daya tarik wisata berbasis alam.