Desa Duyungan -  Pengelolaan sampah menjadi salah satu perhatian mahasiswa KKN-R TIM II Universitas Diponegoro di Desa Duyungan. Melalui program kerja Gerakan Masyarakat Duyungan Peduli Sampah melalui Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis TPS3R. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada Senin 3 Agustus 2026 di Balai Desa Duyungan dan diikuti oleh 28 Ketua RT Desa Duyungan. Ketua RT menjadi sasaran strategis karena memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi dan mendorong perubahan perilaku pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat. 

Program multidisiplin ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN-R TIM II Undip Desa Duyungan salah satunya Naila Rahma Rifania, yang turut mendorong peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang tepat dan berkelanjutan. 

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai tahapan pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu, pengumpulan dan pengangkutan, pengolahan, hingga pemrosesan akhir. Masyarakat juga diperkenalkan dengan penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) sebagai bagian dari upaya mengurangi timbulan sampah. Selain itu, sosialisasi turut membahas berbagai dampak pengelolaan sampah yang tidak tepat terhadap lingkungan, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat.

Salah satu praktik yang masih menjadi perhatian adalah kebiasaan membuang sampah sembarangan dan melakukan pembakaran sampah. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa pembakaran sampah tidak dapat menjadi solusi utama dalam pengelolaan sampah karena dapat menimbulkan pencemaran udara dan berisiko terhadap kesehatan.

Selain membahas pengelolaan sampah, mahasiswa KKN juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi langsung melalui program nasabah TPS3R. Masyarakat yang menjadi nasabah dapat menyerahkan sampah kepada pengelola TPS3R untuk dikelola secara lebih teratur.

Sosialisasi berlangsung secara edukatif dan interaktif. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seruan ajakan kepada para Ketua RT untuk mendorong masyarakat di wilayah masing-masing menjadi nasabah TPS3R.

Untuk memperluas jangkauan informasi, mahasiswa KKN-R Tim II UNDIP juga menyiapkan sejumlah media edukasi berupa papan informasi pengelolaan sampah dan poster tata cara menjadi nasabah TPS3R. Informasi tersebut diharapkan dapat dibaca dan dipahami oleh masyarakat Desa Duyungan secara lebih luas.

Foto bersama setelah edukasi
Foto bersama setelah edukasi — Dok. Pribadi

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah desa, Ketua RT, pengelola TPS3R, dan masyarakat, pengelolaan sampah di Desa Duyungan diharapkan dapat berjalan secara lebih terarah dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Demikian informasi mengenai Gerakan Masyarakat Duyungan Peduli Sampah melalui Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis TPS3R yang diinisiasi mahasiswa KKN-R Tim II UNDIP Desa Duyungan. Semoga gerakan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.