Runtut.com

Dari Sampah Jadi Manfaat, KKM STKIP Bina Mutiara Gerakkan GERBANG PILAH di Ridogalih

KKM STKIP Bina Mutiara Sukabumi Kelompok 2 mengajak warga Ridogalih memilah sampah melalui GERBANG PILAH untuk menciptakan lingkungan bersih dan berkelanjutan.

2 menit baca
33
Dari Sampah Jadi Manfaat, KKM STKIP Bina Mutiara Gerakkan GERBANG PILAH di Ridogalih
Pemasangan papan edekasi pemilahan sampah — Dok. Pribadi

RIDOGALIH – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah terus dilakukan KKM STKIP Bina Mutiara Sukabumi Kelompok 2 Desa Ridogalih. Melalui program GERBANG PILAH (Gerakan Bersama Mengelola dan Memilah Sampah), mahasiswa mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan diri memilah sampah organik dan anorganik.

Program ini dilaksanakan melalui sosialisasi dan edukasi mengenai jenis-jenis sampah serta cara sederhana untuk memanfaatkannya. KKM juga memfasilitasi pembuatan tempat sampah yang dipisahkan menjadi dua jenis, yaitu tempat sampah organik dan anorganik.

Sasaran awal program ini adalah para RT dan RW di wilayah dusun. Mereka diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan kebiasaan memilah sampah di lingkungan masing-masing.

Proses pemasangan papan edukasi lama terurainya sampah
Proses pemasangan papan edukasi lama terurainya sampah — Dok. Pribadi

Melalui GERBANG PILAH, sampah yang telah dipilah tidak hanya dibuang begitu saja. Sampah organik seperti sisa makanan dan daun dapat dimanfaatkan menjadi pupuk, sedangkan sampah anorganik seperti botol plastik dapat dikumpulkan dan dijual. Hasil penjualannya dapat dimanfaatkan sebagai tambahan kas RT.

Program ini juga mendapat dukungan dari Kepala Dusun 4 Desa Ridogalih, Asep Setiawan. Menurutnya, program GERBANG PILAH sejalan dengan rencana pengelolaan sampah yang sebelumnya telah direncanakan di wilayah Dusun 4.

“Programnya bagus. Ini sejalan dengan program kami di Dusun 4 mengenai memilah sampah sampai memanfaatkan sampah tersebut. Kami sangat merasa terbantu oleh rekan-rekan mahasiswa,” ujar Asep Setiawan.

Dukungan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemasangan plang edukasi sampah pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini dilakukan KKM STKIP Bina Mutiara bersama Kepala Dusun 4 dan para pemuda Desa Ridogalih.

Plang edukasi tersebut dipasang tepat di depan Lapangan Voli MI Ciranji. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi salah satu pusat kegiatan masyarakat dan para pemuda, sehingga pesan mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan memilah sampah dapat lebih mudah dilihat oleh warga.

Pemasangan plang didampingi langsung oleh Kepala Dusun 4, Asep Setiawan. Keterlibatan para pemuda juga menjadi bagian penting dalam program ini agar edukasi mengenai pengelolaan sampah tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pembagian tempat sampah kepada warga
Pembagian tempat sampah kepada warga — Dok. Pribadi

Melalui GERBANG PILAH, KKM STKIP Bina Mutiara berharap kebiasaan memilah sampah dapat terus diterapkan oleh masyarakat. Program ini juga diharapkan menjadi langkah awal untuk mengubah cara pandang terhadap sampah, dari sesuatu yang hanya dibuang menjadi sesuatu yang masih dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai.

Dengan dukungan pemerintah dusun, RT/RW, pemuda, dan masyarakat, pengelolaan sampah diharapkan dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan setelah program KKM selesai.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 6 hari lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 1 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 1 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 2 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 3 minggu lalu
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 3 minggu lalu