Runtut.com

Analisis Manajemen Persediaan, Mahasiswa KKN UNISRI Bantu Pelaku Usaha di Desa Ketro Kelola Stok Barang

Mahasiswa KKN UNISRI edukasi pelaku usaha Desa Ketro, Sragen kelola stok barang fast dan slow moving guna cegah penumpukan dan optimalkan modal.

2 menit baca
7
Analisis Manajemen Persediaan, Mahasiswa KKN UNISRI Bantu Pelaku Usaha di Desa Ketro Kelola Stok Barang
Dokumentasi bersama — Tim KKN Universitas Slamet Riyadi Kelompok 96

Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Kelompok 96 melaksanakan program kerja individu berupa Analisis Manajemen Persediaan Berdasarkan Perputaran Barang (Fast and Slow Moving Items) di Desa Ketro, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan persediaan dalam mendukung kegiatan usaha.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Analisis Manajemen Persediaan Berdasarkan Perputaran Barang (Fast and Slow Moving Items)”. Fokus kegiatan yaitu mengenalkan pengelompokan barang berdasarkan tingkat perputarannya, yaitu fast moving items untuk barang yang cepat terjual dan slow moving items untuk barang yang membutuhkan waktu lebih lama untuk terjual.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap kegiatan perdagangan dan kondisi persediaan barang di lingkungan masyarakat Desa Ketro. Pengamatan dilakukan untuk mengetahui jenis barang yang sering dibutuhkan konsumen serta barang yang memiliki tingkat penjualan lebih rendah.

Pengelolaan persediaan penting diperhatikan karena berkaitan dengan ketersediaan barang dan penggunaan modal usaha. Barang yang cepat terjual perlu dijaga ketersediaannya, sedangkan barang yang lambat terjual perlu dikendalikan agar tidak terjadi penumpukan.

Pelaksana program kerja, Muhammad Galih Lintang Rahmadi, juga memberikan pemahaman mengenai pencatatan barang masuk dan barang keluar. Pencatatan sederhana dapat membantu pelaku usaha mengetahui kondisi stok serta menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan waktu dan jumlah pengadaan barang.

Melalui pengelompokan fast moving items dan slow moving items, pelaku usaha dapat menentukan prioritas dalam mengelola stok. Barang yang sering terjual dapat dipantau lebih rutin, sedangkan barang yang jarang terjual dapat dievaluasi jumlah pengadaannya.

“Saya ingin mengenalkan cara sederhana dalam mengelola persediaan kepada pelaku usaha, terutama dengan membedakan barang yang cepat terjual dan barang yang membutuhkan waktu lebih lama untuk terjual. Dengan pencatatan yang rutin, pelaku usaha dapat lebih mudah menentukan barang yang perlu ditambah dan barang yang perlu dikurangi,” ujar Galih.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengurangi risiko kekurangan barang maupun penumpukan persediaan. Pengelolaan stok yang lebih teratur juga dapat membantu penggunaan modal usaha menjadi lebih efisien dan mendukung kelancaran kegiatan perdagangan di Desa Ketro.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN UNISRI Kelompok 96 berharap pengetahuan mengenai manajemen persediaan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Ketro. Pengelompokan barang berdasarkan tingkat perputaran diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengelola stok dengan lebih baik serta mendukung keberlangsungan kegiatan ekonomi masyarakat.

Punya keberatan terhadap pemberitaan ini? Ajukan Hak Jawab

Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Lihat semua
Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara
Ruang Kampus

Pembuatan Kurikulum dan Maintenance Ruang Belajar Oleh Kelompok 4 KKN STIT Hidayatunnajah Bekasi di TPQ Insan Mutiara

Mahasiswa KKN 4 STIT Hidayatunnajah Bekasi gelar pengabdian masyarakat di TPQ Insan Mutiara lewat penyusunan kurikulum dan perbaikan fasilitas belajar.

Ferdian Trikusuma· 2 minggu lalu
KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus
Ruang Kampus

KBGO Makin Marak Terjadi di Perguruan Tinggi, Pentingnya Pemahaman Gender di Kampus

Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mulai mencuat di beberapa Perguruan Tinggi. Hal ini menunjukkan urgensi pendidikan gender di lingkungan kampus.

Khalda Syifa Ramadhani· 2 minggu lalu
Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?
Ruang Kampus

Parkir Kampus Semrawut: Salah Mahasiswa atau Manajemen?

Puluhan sepeda motor memenuhi area parkir kampus Universitas Pamulang. Keterbatasan lahan membuat sebagian mahasiswa memarkir kendaraan di trotoar dan

Wardah Hafizhah· 2 minggu lalu
HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru
Ruang Kampus

HIMA PBIN Universitas Cipasung Resmi Dikukuhkan Warek III di Tengah Semangat Mahasiswa Baru

HIMA Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN) Universitas Cipasung resmi dikukuhkan oleh Warek III pada orientasi mahasiswa baru (Momaru), Rabu (23/9/2026).

Maya Sintasari· 3 minggu lalu
KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis
Ruang Kampus

KKN-T Unesa Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi di Desa Patokpicis

Program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah merupakan keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual

Naura Nancy Adellia · 21 September 2026
Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2
Ruang Kampus

Langkah Mantap Menuju PIMNAS: Tim PKM-PM SERASI Paparkan Hasil Intervensi di PKP2

Mahasiswa PKM STIKes Widya Dharma Husada terapkan terapi Tree of Life bagi WBS PSBL Harapan Sentosa 2 guna pulihkan konsep diri dan interaksi sosial.

Ferdian Trikusuma· 21 September 2026